Selasa 08 November 2022, 14:13 WIB

BPS: Pertanian adalah Salah Satu Leading Sector Tumpuan Ekonomi Indonesia

mediaindonesia.com | Ekonomi
BPS: Pertanian adalah Salah Satu Leading Sector Tumpuan Ekonomi Indonesia

ANTARA FOTO/Anis Efizudin
Petani merontokan padi varietas Kopyor saat panen raya padi di persawahan, Desa Gedongsari, Jumo, Temanggung, Jawa Tengah.

 

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat impresif pada triwulan 3-2022, yakni 5,72 persen (y-on-y).

Hal ini menjadi indikator penguatan dalam pemulihan ekonomi nasional, yang didukung leading sector utama, yaitu industri, pertambangan, pertanian, perdagangan dan konstruksi melanjutkan tren pemulihan.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan khusus pertumbuhan tiga leading sectors utama (industri, pertambangan, pertanian) telah berkontribusi terhadap PDB mencapai 66,54 persen.

Pertumbuhan PDB menurut lapangan usaha pada sektor pertanian di triwulan 3-2022 tumbuh meyakinkan dengan nilai 1,65 persen (y-on-y), dengan andil kontribusi PDB sektor pertanian mencapai 12,91 persen. 

Berdasarkan datanya, tumbuh kembang sektor pertanian selain sub sektor perikanan, ditopang subsektor perkebunan dengan andil 2,74 persen, seiring kenaikan produksi minyak kelapa sawit senilai 8,95 milyar US$, dan permintaan komoditas teh.

"Pertanian adalah salah satu leading sektor tumpuan ekonomi Indonesia dengan share terbesarnya ada di sana," ujar Margo, Senin, 7 November 2022.

Baca juga: Gelar Panen Raya di Kolaka Timur, Mentan SYL Apresiasi Petani Tingkatkan Produktivitas

Margo mengatakan, pertanian sejauh ini merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja menurut lapangan usaha di seluruh Indonesia. Pertanian bahkan nangkring di urutan pertama dari total tenaga kerja Indonesia sebesar 28,61 persen.

Demikian juga sektor pertanian tetap menjadi bantalan ekonomi dalam menghadapi berbagai ancaman krisis dunia.

"Selama Agustus 2021 sampai Agustus 2022, lapangan usaha pertanian masih menjadi sektor tertinggi penyerap tenaga kerja, yakni sebanyak 1,57 juta orang," katanya.

Terpisah, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan Mentan Syahrul Yasin Limpo berupaya kuat sektor pertanian terus dijaga momentumnya, utamanya agar kedepan lapangan usaha pertanian menjadi daya pikat bagi jutaan penduduk Indonesia untuk membangun pertanian yang jauh lebih kuat.

"Kami terus mendorong masyarakat menggunakan teknologi dan mekanisasi untuk menarik minat kaum muda mencintai sektor pertanian. Juga kesejahteraan petani menjadi perhatian utama Kementerian Pertanian saat ini. Data BPS yang diumumkan hari ini  memberi angin segar dan positif bagi kita disektor pertanian" tegasnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara/Muhammad Adimaja

Dana Menumpuk Akibat Serapan Seret, Kemenkeu : Timbulkan Opportunity Lost

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 01 Desember 2022, 00:21 WIB
Pemda diharapkan segera melaksanakan kontrak dan mempercepat proses pengadaan barang dan jasa setelah perubahan...
Dok.Ist

Jasa Interior Ini Banjir Pesanan Sejak  Pandemi

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 23:30 WIB
Hal lain yang membuat CG Interior lebih unggul adalah manufaktur dari mebel dan perabotan yang dilakukan sendiri di pabrik...
Ist

Ahli Waris Pegawai Lion Group Dapat Santunan JKK Sebesar Rp 448 Juta

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 23:11 WIB
Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaaan diterima ahli waris dari karyawan Lion Group yakni istrinya Megawati...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya