Selasa 01 November 2022, 21:20 WIB

Permintaan dari Tiongkok dan AS Turun, Industri Garmen Goyang

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Permintaan dari Tiongkok dan AS Turun, Industri Garmen Goyang

Antara
Pedagang menata kain tekstil di pasar wilayah Kota Tangerang, Banten.

 

INDUSTRI tekstil atau garmen diketahui tengah dalam kondisi yang tidak baik. Kabarnya, ribuan karyawan dari industri garmen mengalami PHK dalam beberapa waktu terakhir.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif menyebut pihaknya masih menghimpun laporan lapangan dari industri tekstil, pakaian jadi dan alas kaki terkait persoalan tersebut. 

Menurutnya, ada beberapa faktor yang dapat menjadi alasan terjadinya gelombang PHK di sektor garmen. "Memang ada beberapa industri yang mengurangi jam kerja pekerja, karena melemahnya permintaan dari pasar Eropa, Tiongkok dan Amerika Serkat," ungkapnya saat dihubungi, Selasa (1/11).

Baca juga: Kadin Bilang PHK tidak Terelakkan, ini Industri paling Terdampak

Ke depan, lanjut Febri, Kemenperin akan mendorong agar produk dari industri garmen dapat diserap oleh belanja pemerintah. Sehingga, dapat menekan gelombang PHK tersebut.

"Kemenperin saat ini berusaha mendorong agar permintaan domestik atas produk tekstil, pakaian jadi dan alas kaki, terutama melalui belanja pemerintah," pungkas Hendri.(OL-11)

Baca Juga

Antara/M Ibnu Chazar.

Potensi Hanjeli sebagai Alternatif Bahan Pokok Beras

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 18:17 WIB
Pemerintah diminta memperkenalkan aneka komoditas lokal pengganti beras dengan komoditas lain yang setelah diteliti dan justru punya...
ANTARA FOTO/	FENY SELLY

Wapres Ungkap Strategi Pemerintah Antisipasi Gelombang PHK

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 04 Desember 2022, 17:41 WIB
Pemerintah saat ini terus meningkatkan implementasi program padat karya untuk menyerap tenaga kerja yang bakal...
Ist

Resesi Dunia Dinilai Bisa Jadi Peluang bagi Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 16:55 WIB
Potensi Indonesia menjadi negara penyuplai pangan sangat terbuka lebar. Asalkan pemerintah serius serta didukung dengan kebijakan makro dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya