Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN nelayan menggelar aksi unjuk rasa damai di Taman Surapati, Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Dalam unjuk rasa, mereka berorasi sambil membawa sejumlah papan dan spanduk yang berisi ungkapan keberatan terhadap konsesi pemerintah dalam perundingan penetapan batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) RI Vietnam.
Spanduk dan papan-papan yang dibawa oleh para nelayan ini bertuliskan “Lindungi Nelayan” “Peduli Nelayan” “Jaga ZEE” “Tolak Konsesi kepada Vietnam”, dan lain sebagainya.
Dalam aksi ini, pengunjuk rasa meminta pemerintah menolak untuk memberikan konsesi besar kepada Vietnam dalam perundingan penetapan batas ZEE RI-Vietnam.
Mereka berharap pemerintah bisa menjaga kedaulatan negara dan kepentingan nelayan.
“Kami berharap pemerintah dapat mendengarkan aspirasi para nelayan dan menjaga kepentingan nelayan,” ujar Bambang Susanto, koordinator para nelayan, dalam keterangan, Rabu (19/10).
Baca juga: KKP : 11 Kapal Ikan Asing Ilegal Rugikan Negara Rp270 Miliar
Organisasi nelayan tradisional Serikat Nelayan Indonesia (SNI) juga memiliki pandangan yang sama.
Sekjen SNI, Budi Laksana menilai pemeberian konsesi pemerintah saat perundingan penetapan batas ZEE RI-Vietnam dinilai merugikan.
Konsesi ini membuat Indonesia kehilangan wilayah, hak berdaulat kita dirugikan, daerah penangkapan ikan diperkecil sehingga sumber daya perikanan dikurangi, kehidupan nelayan kita akan lebih sulit.
Diketahui, Pertemuan Teknis ke-16 penetapan batas ZEE RI-Vietnam direncanakan akan diselenggarakan di Vietnam pada paruh kedua Oktober 2022.
Pertemuan ini bertujuan untuk membahas usulan pembagian remaining area secara equal yang diusulkan Vietnam dan posisi masing-masing kedua negara terhadap garis ZEE akhir.
Pemerintah Vietnam dan Indonesia mengupayakan adanya titik temu pada pertemuan teknis ke-16, dan berharap dapat segera mencapai kesepakatan, sehingga menjadi capaian kunjungan Presiden Vietnam ke Indonesia pada Desember 2022.
Sebelumnya, perundingan penetapan batas ZEE antara Indonesia dan Vietnam telah berlangsung 15 putaran, dan Pertemuan Teknis ke-15 telah diselenggarakan di Ho Chi Minh City, Vietnam pada 26-27 September 2022.
Kedua negara belum memcapai kesepakatan dalam pembahasan garis ZEE final pada pertemuan ini. (RO/OL-09)
Kehidupan masyarakat pesisir di Karimunjawa mengalami perubahan karena dampak dari perubahan iklim yang terus menerus.
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Industri galangan kapal nasional menyambut positif rencana pemerintah memberikan insentif fiskal berupa pembebasan bea masuk hingga 0%.
Presiden Prabowo Subianto percepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, dengan progres tahap pertama 50%.
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved