Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWASAN Industri PIER Pasuruan yang dikelola oleh PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali mendapat kepercayaan dari dunia bisnis. Kabar baik ini datang dari produsen atap bitumen asal Prancis, PT Onduline Indonesia.
Sebagai perwujudan komitmen terkait dengan regulasi pemerintah terhadap Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), PT Onduline Indonesia mendirikan pabrik yang memproduksi atap bitumen dengan nama PT Onduline Manufaktur Indonesia dengan menyepakati perjanjian Build & Rent Standard Factory Building atau Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP).
PT Onduline Manufaktur Indonesia melakukan investasi perdana di Indonesia untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dengan menyewa bangunan luas lantai 4.920 meter persegi di atas lahan seluas 9.286 meter persegi untuk jangka waktu 10 tahun ke depan. BPSP di kawasan PIER ini direncanakan akan menjadi lokasi produksi PT Onduline Manufaktur Indonesia.
Penandatanganan kerja sama antara kedua belah pihak dilakukan di Wisma SIER, kantor pusat PT SIER. Pihak PT SIER dihadiri oleh Direktur Utama Didik Prasetiyono, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Silvester Budi Agung, Direktur Operasi Lussi Erniawati, Kepala Divisi Pemasaran Suranto, Kepala Divisi Pengembangan Irsyah Septian B, dan Kepala Divisi Hukum Jefri Ikhwan.
Sedangkan PT Onduline Manufaktur Indonesia diwakili oleh Asia Pacific Director Oliver Guilluy, Rama Direktur PT Onduline Manufaktur Indonesia di PIER Rama Krishnan, dan Country Director PT Onduline Indonesia Esther Pane.
Sebelumnya pada tanggal 5 september lalu telah di tanda tangani kerja sama antara PT Onduline Manufaktur Indonesia dengan PT PIER/SIER untuk bangunan yang dikhususkan untuk percepatan produksi dalam negeri dengan luasan lebih dari 1.000 meter persegi
Baca juga : Petrokimia Gresik Ciptakan Substitusi Bahan Baku NPK
Kedua keputusan penting tersebut menandai komitmen Onduline untuk menyiapkan produksi dalam Negeri untuk kebutuhan pembangunan di Indonesia. Onduline memutuskan kedua lokasi produksi berada di Kawasan industri yang sama melihat sinergi baik yang terjadi semenjak awal.
Esther Pane mengatakan, pihaknya telah melakukan survei ke 18 kawasan industri yang tersebar di seluruh Indonesia sebelum akhirnya memutuskan untuk berinvestasi di kawasan PIER.
“PIER dan SIER adalah pilihan terbaik yang dapat mengakomodir investasi kami. Pemilihan lokasi di SIER dan PIER kami yakin akan menjadi awalan pondasi yang baik bagi perusahaan kami, sehingga kami membutuhkan support dari rekan-rekan sekalian,” ujar Esther dalam keterangannya.
Direktur Pemasaran dan Pengembangan SIER Silvester Budi Agung mengaku sangat berterima kasih kepada PT Onduline Manufaktur Indonesia karena telah memberikan kepercayaan kepada PT SIER untuk melakukan investasi perdananya.
“Kami dari PT SIER sangat berterima kasih atas kepercayaan PT Onduline Manufaktur Indonesia. Terlebih produk yang dihasilkan oleh PT Onduline Manufaktur Indonesia bersifat ramah lingkungan sesuai dengan visi yang diemban oleh PT SIER yakni menjadi pengembang kawasan industri modern yang terintergrasi dan ramah lingkungan. Kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk para calon investor dan tenant yang sudah ada sekarang baik di SIER maupun PIER,” tutur Silvester.
PT Onduline Manufaktur Indonesia merupakan perusahaan yang berfokus pada produksi (manufacturing) dan PT Onduline Indonesia sebagai perusahaan dagang (trading) yang akan mendistribusikan seluruh produk-produk atap bitumen merek Onduline yang diproduksi oleh PT Onduline Manufaktur Indonesia. (RO/OL-7)
PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk hingga kuartal III 2025 membukukan penjualan Rp2,11 triliun atau meningkat 4,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kementerian Perdagangan memproyeksikan potensi pertumbuhan ekspor bahan bangunan dan konstruksi Indonesia ke pasar ASEAN.
GIAS Group, distributor bahan bangunan berkualitas, telah meresmikan GNET Experience Center perdananya di WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, pada Jumat (8/8).
Menghadapi tantangan pembangunan di wilayah dengan curah hujan tinggi, seperti Bogor, membutuhkan pemilihan bahan bangunan yang tepat.
INDUSTRI retail bahan bangunan Indonesia resmi kedatangan pemain baru.
Selama 40 tahun Aquaproof telah berkontribusi terhadap pembangunan di Indonesia.
Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor mempertanyakan urgensi pengadaan pikap 4x4 untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, menyoroti regulasi, dan keekonomian.
Kebijakan pelaksanaan proyek offshore saat ini belum sepenuhnya mendorong penguatan industri nasional.
Ekonom senior Didik J. Rachbini dari Indef menilai rencana impor 105 ribu kendaraan niaga pick-up dari India berisiko melemahkan industri otomotif nasional dan neraca perdagangan.
Kadin Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana impor 105.000 kendaraan niaga dari India untuk Koperasi Desa Merah Putih.
SKK Migas menegaskan komitmennya memperkuat penggunaan barang dan jasa dalam negeri di sektor hulu minyak dan gas bumi.
Kementerian Komunikasi dan Digital mendorong peralihan menuju produksi semikonduktor yang bernilai tambah tinggi dan membuka peluang ekonomi baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved