Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
MARKET kripto saat ini sedang kembali bergelojak yang disebabkan oleh sejumlah faktor. Salah satunya, investor semakin menghindari market, setelah beberapa pejabat The Fed silih berganti menyampaikan komentar yang menegaskan arah pengetatan kebijakan moneter.
"Dalam beberapa hari terakhir, sentimen negatif datang dari pejabat The Fed yang mengeluarkan komentar, bahwa The Fed perlu mengerek suku bunga lebih tinggi lagi demi mengendalikan inflasi," ungkap Trader Tokocrypto Afid Sugiono, Rabu (28/9).
Menurutnya, komentar-komentar tersebut sangat mempengaruhi market kripto dan saham. Rentetan komentar itu memperkuat sinyal bahwa The Fed tidak akan segera mengubah pandangan moneternya. Jika otoritas moneter tersebut bertindak terlalu hawkish, maka pertumbuhan ekonomi AS bisa menjadi taruhannya.
Baca juga: Binance Meluncurkan Perdagangan ETH Tanpa Biaya
Pergerakan aset kripto terlihat terpengaruh oleh market saham AS yang berkinerja buruk. Hal itu mengindikasikan investor sedang menghindari investasi aset berisiko.
"Ini dapat dimaklumi mengingat investor kripto mengacu pada pasar saham AS, untuk melihat selera risiko investor secara umum. Indeks saham AS terpukul juga oleh komentar dari beberapa pejabat The Fed, yang menegaskan pentingnya pengetatan kebijakan moneter demi meredam inflasi," imbuh Afid.
Di samping itu, market kripto terpukul oleh penguatan nilai indeks Dolar AS (DXY) yang terpantau pada pukul 13.00 WIB menyentuh level 114,69 atau menanjak 0,51% dibanding kemarin. Banyak investor yang mulai melepaskan kepemilikan kriptonya dan menghentikan akumulasi untuk beralih ke dolar AS yang jadi aset safe haven.
Perlu diketahui, pergerakan aset kripto pada hari ini, tampak lesu dan tak berdaya. Padahal sehari sebelumnya market bergerak di zona hijau. Melansir situs CoinMarketCap, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap telah terjebak di zona merah dalam 24 jam terakhir.
Baca juga: Timbang Penghentian Izin Baru Exchange Kripto di Indonesia
Contohnya, nilai Bitcoin (BTC) anjlok 6,36% ke US$18.769 per keping, dan turun 1,25% selama seminggu terakhir. Sementara itu, Ethereum (ETH) turun lebih dalam sebesar 7,09% ke US$1.284 di waktu yang sama dan ambles 3,93% sepekan terakhir.
Altcoin lainnya, XRP sangat prihatin anjlok 10,08%, Solana (SOL), Dogecoin (DOGE) turun harga lebih dari 5% di waktu yang sama. Dari sisi pergerakan nilai Bitcoin, walaupun sempat kembali menyentuh level psikologisnya di US$ 20.000, itu belum membantu untuk terus bullish.
Pada akhirnya, BTC harus kembali turun. Area support Bitcoin saat ini pada level US$18.125. Jika harga Bitcoin kembali bounce kemungkinan menargetkan kenaikan ke level US$19.610.(OL-11)
Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menyebut risiko serangan AS ke Iran tidak hanya berasal dari sentimen pasar tetapi juga dari potensi gangguan jalur energi dan perdagangan global.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
KETIDAKPASTIAN ekonomi global membuat aktivitas merger dan akuisisi (M&A) segmen menengah atau mid-market melambat sepanjang 2025.
Pada Desember 2025 porsi konsumsi tercatat sebesar 74,3% kemudian turun menjadi 72,3% pada Januari 2026 dan kembali menurun menjadi 71,6% pada Februari 2026.
Kanada ingin terlebih dulu bertemu dengan pebisnis lokal untuk menjajaki peluang investasi.
Peningkatan harga emas dalam beberapa waktu terakhir kembali memicu minat masyarakat terhadap investasi, terutama pada instrumen yang dinilai relatif aman atau safe haven.
Kenaikan tajam emas dalam sepekan terakhir dipicu oleh eskalasi militer di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Platform investasi aset kripto Pintu meluncurkan program eksklusif Pintu VIP bagi pengguna dengan aktivitas perdagangan dalam volume besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved