Rabu 28 September 2022, 07:45 WIB

Harga Emas Merangkak Naik Seiring Kejatuhan Saham AS

mediaindonesia.com | Ekonomi
Harga Emas Merangkak Naik Seiring Kejatuhan Saham AS

dok.ant
Ilustrasi; emas produksi PT Antam

 

HARGA emas sedikit menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), bangkit dari kerugian dua sesi berturut-turut setelah reli dolar berhenti dan saham-saham AS merosot, namun masih di bawah level psikologis baru 1.650 dolar AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak 2,80 dolar AS atau 0,17 persen, menjadi ditutup pada 1.636,20dolar AS per ounce, setelah mencapai tertinggi sesi di 1.650,10 dolar AS dan terendah sesi di 1.628,70 dolar AS.

Emas berjangka merosot 22,20 dolar AS atau 1,34 persen menjadi 1.633,40 dolar AS pada Senin (26/9/2022), setelah anjlok 25,50 dolar AS atau 1,52 persen menjadi 1,655,60 dolar AS pada Jumat (23/9/2022), dan terangkat 5,40 dolar AS atau 0,32 persen menjadi 1.681,10 dolar AS.

Ini bukan reli dan lebih seperti rebound sementara karena tekanan jual berhenti, analis pasar mengatakan, berpendapat bahwa emas kemungkinan tidak akan turun sebelum pasar yakin dengan tren suku bunga.

Sementara itu, data ekonomi yang dirilis Selasa (27/9/2022) beragam. Indeks Keyakinan Konsumen Conference Board meningkat pada September untuk bulan kedua berturut-turut menjadi 108,0, naik dari 103,6 pada Agustus.

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pesanan baru AS untuk barang tahan lama, produk yang dimaksudkan untuk bertahan setidaknya tiga tahun, turun 0,2 persen menjadi 272,7 miliar dolar AS yang disesuaikan secara musiman pada Agustus dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Departemen Perdagangan AS juga melaporkan penjualan rumah baru AS melonjak 28,8 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 685.000 unit pada Agustus.

Fokus sekarang pada pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada Rabu untuk isyarat lebih lanjut tentang kebijakan moneter AS. Powell telah memberikan nada yang sangat hawkish selama pertemuan The Fed minggu lalu,

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember tergelincir 14,3 sen atau 0,77 persen, menjadi ditutup pada 18,337 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober jatuh 3,20 dolar atau 0,38 persen, menjadi ditutup pada 846,90 dolar per ounce. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Swasembada Pangan Saat Pandemi, FAO: Indonesia Sukses Cetak Sejarah 

Baca Juga

Ist

SPBE Wujudkan Pemerintahan yang Adaptif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 10:04 WIB
Melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pemerintah Indonesia tengah berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang...
dok.ist

Dekopin : Pengawasan Koperasi Oleh OJK di RUU PPSK Bertentangan dengan UU 25/1999

👤Muhamad Fauzi 🕔Kamis 01 Desember 2022, 09:45 WIB
KETENTUAN dalam RUU PPSK tersebut, bertentangan dengan UU 25/1992 tentang Perkoperasian dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor...
Ist/Bank bjb

Bank bjb Raih Penghargaan Human Capital & Performance Awards 2022

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 09:34 WIB
Bank bjb kembali menorehkan prestasi. Kali ini, bank bjb berhasil meraih predikat pemenang Human Capital & Performance Awards...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya