Selasa 27 September 2022, 09:38 WIB

KKP : Ikan Hias Indonesia Semakin Laku di Dunia

 Insi Nantika Jelita | Ekonomi
KKP : Ikan Hias Indonesia Semakin Laku di Dunia

ANTARA FOTO/Gusti Tanat
Pembudidaya memberikan pakan pada ikan-ikan hias yang dijual di Kota Jayapura, Papua.

 

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan, bisnis ikan hias sangat potensial dan prospektif lantaran permintaan pasar internasional terus meningkat alias laku di pasar global.

"Permintaan ikan hias dunia pada periode 2017 – 2021 menunjukkan tren peningkatan rata – rata 4,35% per tahun," kata Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Ishartini dalam keterangannya, Selasa (27/9).

Ia menyampaikan nilai permintaan ikan hias dunia di 2017 sebesar US$315,12 juta menjadi US$366,61 juta di 2021.

Bahkan, di tahun lalu nilai impor ikan hias dunia tercatat meningkat tajam sebesar 22,48% dibanding periode 2020, dari yang semula US$299,31 juta menjadi US$366,61 juta.

Sementara, total nilai ekspor ikan hias dunia sebesar US$399,60 juta di 2021. Adapun eksportir ikan hias dunia masih dikuasai oleh Jepang sebesar US$55,08 juta yang menguasai 13,78% pangsa pasar dunia. Disusul Singapura sebesar US$40,49 juta dan Spanyol sebesar US$35,68 juta.

Baca juga: Bea Cukai Juanda Fasilitasi Ekspor Ikan Hias dari Blitar ke Malaysia

"Indonesia berada pada posisi ke-5 dengan market share sebesar 8,65%," urainya.

Senada, Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP Erwin Dwiyana menuturkan, dari data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor ikan hias Indonesia di 2021 mencapai US$34,55 juta atau meningkat 12,33% dibanding tahun sebelumnya yang mencapai US$30,76 juta.

Adapun negara utama tujuan ekspor ikan hias Indonesia pada tahun 2021 adalah Jepang, Hongkong, Amerika Serikat, Vietnam dan Tiongkok.

Ikan arwana, botia, cupang dan ikan mas koki merupakan produk ikan hias yang paling banyak diekspor Indonesia.

"Ini menunjukkan ikan hias asli Indonesia sangat diminati di pasar internasional dan memiliki prospek yang cerah untuk dikembangkan," jelas Erwin. (Ins/OL-09)

Baca Juga

Ist/BPJS Ketenagakerjaan

Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Jadi Bantalan Pengaman Sosial

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 19:47 WIB
BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan mereka yang terkena PHK itu harus segera ditangani dengan Jaminan Kehilangan Pekerjaan...
Antara/M Ibnu Chazar.

Potensi Hanjeli sebagai Alternatif Bahan Pokok Beras

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 18:17 WIB
Pemerintah diminta memperkenalkan aneka komoditas lokal pengganti beras dengan komoditas lain yang setelah diteliti dan justru punya...
ANTARA FOTO/	FENY SELLY

Wapres Ungkap Strategi Pemerintah Antisipasi Gelombang PHK

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 04 Desember 2022, 17:41 WIB
Pemerintah saat ini terus meningkatkan implementasi program padat karya untuk menyerap tenaga kerja yang bakal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya