Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
BARDI merupakan perusahaan smart home asal Indonesia yang didirikan pada Agustus 2019. Berawal dari perusahaan dagang, Bardi memiliki visi untuk membangun pabrik hulu elektronik skala nasional di Indonesia pada 2030.
Co-Founder dan Chief Accounting & Visionary Officer Bardi, Ryan Maurice Tallulah, berpendapat bahwa Indonesia merupakan negara yang kuat dengan sumber daya manusia yang dapat bersaing dengan negara-negara maju. Jika seluruh perusahaan bergabung memajukan industri hulu elektronik, imbuhnya, Indonesia dapat menjadi negara penyuplai yang mandiri dan tidak tergantung dengan negara lain.
"Indonesia harus memiliki orang-orang yang cukup yakin terhadap potensi yang dimiliki oleh negara kita sendiri. Masak kita selalu bergantung terhadap negara-negara lain untuk kebutuhan masyarakat kita sendiri?" ujar Ryan dalam keterangan tertulis, Jumat (16/9).
Bardi ingin memulai untuk membangun industri hulu elektronik dengan beberapa misi yang telah direncanakan sebelumnya. Untuk mencapai industri hulu elektronik, pihaknya harus mendorong penjualan produk ke negara-negara lain agar angka produksi bisa cukup tinggi dan biaya produksi dapat ditekan hingga angka minimal.
Bardi kini sudah memulai langkah untuk net export dengan membuka perusahaan cabang di Singapura. Setelah berhasil, perusahaan akan melanjutkan dengan membuka cabang di negara lain seperti Malaysia, Australia, dan lainnya agar Bardi sebagai merek lokal Indonesia dapat dikenal di kalangan mancanegara. (OL-14)
Xapiens berkomitmen menghadirkan solusi dan peluang kolaborasi di indutri teknologi.
Hingga kuartal I 2025, investasi baru di sektor industri tekstil mencapai Rp5,40 triliun, menyerap 1.907 tenaga kerja tambahan, dan menjaga total lapangan kerja pada angka 3,76 juta orang.
Fokusnya bukan hanya menjual produk, tetapi membangun pengalaman tidur sehat melalui bahan bebas logam berat, desain ergonomis, dan inovasi berkelanjutan.
Perkuat Pasar Indonesia, Cognex Hadirkan Pusat Layanan & Demo Teknologi di Bekasi
Pabrik ini diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menjadi pusat inovasi industri gula yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
SINERGI antara teknologi dan kesadaran kolektif industri dalam menghadapi tantangan krisis energi dan perubahan iklim dinilai penting.
Selain menampilkan ribuan produk inovatid, pengunjung IEAE akan menemukan berbagai produk pilihan dari para pemasok dan pelaku industri, menampilkan inovasi terbaru yang unik dan solutif.
PAMERAN Indonesia International Electronics and Smart Appliances Expo (IEAE) 2025 kembali digelar pada 6-8 Agustus 2025.
Proshop atau professional shop merupakan konsep toko ritel modern yang dirancang agar pengunjung tak hanya melihat produk dari balik etalase, tetapi juga bisa mencoba.
800 jenis produk elektronik diproduksi di pabrik di Kawasan Candi, Semarang, Jawa Tengah, dengan karyawan 1.500 orang.
Glodok sendiri dikenal sebagai pusat perdagangan elektronik dan merupakan bagian dari kawasan pecinan atau Chinatown terbesar di Indonesia.
Lampung dipilih sebagai lokasi pertama pembukaan Shop InShop karena market di daerah tersebut saat ini bergerak lebih agresif.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved