Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (13/9) sore ditutup menguat menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat. IHSG ditutup menguat 63,55 poin atau 0,88% ke posisi 7.318,02. Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,85 poin atau 0,95% ke posisi 1.042,64.
"Penguatan tiga indeks utama bursa Wall Street dan bursa saham Eropa seiring dengan para pelaku pasar merespons positif dan optimis menjelang rilis data inflasi AS dalam waktu dekat, menjadi pendorong penguatan IHSG hari ini," kata Financial Expert Ajaib Sekuritas M Julian Fadli dalam ulasannya di Jakarta, Selasa.
Di sisi lain, lanjut Julian, menguatnya mayoritas harga komoditas seperti nikel, minyak sawit mentah (CPO), batu bara, dan emas menjadi katalis positif bagi IHSG. Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di zona hijau sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif sampai penutupan bursa saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor meningkat dengan transportasi & logistik naik paling tinggi yaitu 1,81% diikuti keuangan dan perindustrian masing-masing 1,5% dan 1,17%. Sedangkan tiga sektor terkoreksi dengan teknologi turun paling dalam yaitu minus 0,6% diikuti barang baku dan barang konsumen nonprimer masing-masing minus 0,39% dan minus 0,21%.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu UNIQ, GDST, ADCP, JKON, dan CARS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni APLN, KREN, CPRO, BABP, dan DEWA.
Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp1,42 triliun. Sedangkan, di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp1,23 triliun.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.651.365 kali transaksi. Jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,67 miliar lembar senilai Rp16,7 triliun. Harga 329 saham naik, 218 saham menurun, dan 160 tidak bergerak. Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 72,52 poin atau 0,25% ke 28.614,63, indeks Hang Seng turun 35,39 poin atau 0,18% ke 19.326,86, dan indeks Straits Times meningkat 15,36 poin atau 0,47% ke 3.290,08. (Ant/OL-14)
IHSG hari ini (20/2/2026) ditutup melemah di posisi 8.271,77. Simak analisis dampak ketegangan AS-Iran di Timur Tengah terhadap pasar modal Indonesia.
IHSG Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, dibuka menguat seiring harapan pelaku pasar bahwa Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuannya.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, mencatatkan performa positif.
IHSG hari ini (18/2/2026) melonjak 1,19% ke level 8.310,23. Pasar optimis menanti hasil RDG Bank Indonesia dan rilis data kredit. Cek saham top gainers di sini.
IHSG hari ini, Rabu (18/2/2026), dibuka menguat 23,54 poin ke level 8.235,81 pasca-libur Imlek. Cek analisis dan sentimen pasar selengkapnya.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan tertahan di area resistance 8.300 pada perdagangan pasca libur Imlek.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Ketegangan AS-Iran memuncak. Presiden Donald Trump siapkan pangkalan militer di Timur Tengah dan pertimbangkan serangan terbatas demi kesepakatan nuklir.
Presiden AS Donald Trump menetapkan tenggat 15 hari bagi Iran untuk kesepakatan nuklir. Ancaman langkah militer membayangi jika diplomasi di Jenewa gagal.
Perwakilan Iran di PBB tegaskan AS pikat tanggung jawab penuh atas agresi militer. Semua pangkalan musuh di kawasan jadi target sah respons defensif.
Inggris Raya tolak permintaan AS gunakan pangkalan Diego Garcia untuk serang Iran. Donald Trump kritik keras PM Keir Starmer soal Kepulauan Chagos.
Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menekankan pentingnya pelaku usaha mencermati skema tarif dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved