Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) konsisten menggenjot pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas untuk memperkuat daya saing dan kompetensi khususnya di tingkat global.
Guru Besar Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Riane Johnly Pio menyampaikan, sudah sejak awal Jokowi memberi perhatian besar terhadap pengembangan SDM Tanah Air. Sejumlah program diluncurkan guna mendukung capaian tersebut.
Salah satu langkah nyata presiden, lanjut dia, melalui pelaksanaan program kartu sakti yang digenjot Jokowi. Program tersebut meliputi peluncuran Kartu Prakerja yang telah digagasan Jokowi sampai sekarang ini.
Dia mengungkapkan manfaat yang dirasakan dari kehadiran Kartu Prakerja telah langsung menyentuh persoalan masyarakat. Kehadirannya bahkan terbukti begitu membantu keberlangsungan hidup masyarakat.
"Selama ini kita melihat presiden kita sangat konsen dengan pembangunan manusia, termasuk program Kartu Prakerja," ujar Riane.
Lebih lanjut dia menyebut realisasi Program Kartu Prakerja, Jokowi telah membuat pergerakan cepat untuk menciptakan SDM berkualitas. Di samping itu, dia menilai, langkah yang dilakukan Jokowi sudah tepat.
Terutama, lanjut dia, menuju visi Indonesia Maju dengan penguatan kompetensi SDM Bangsa dapat lebih cepat terwujud. Meski dirinya tak memungkiri, dalam pelaksanaannya di masyarakat membutuhkan komitmen serta perhatian tinggi.
"Itu jadi saya pikir sudah on the track dari segi program. Hanya saja dalam implementasinya dari aspek birokrasi meski dijalankan dengan semestinya," pungkasnya.
Melalui Program Kartu Prakerja, angkatan kerja baru yang setiap tahun mencapai 2,5 juta jiwa memiliki kesempatan untuk mendapatkan pelatihan kerja sehingga memiliki daya saing dan terserap di dunia kerja.
Pelaksanaan program prakerja diatur dalam tiga peraturan, yakni Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 76/2020 dan Permenko Perekonomian Nomor 3/2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui Program Kartu Prakerja, dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35/2020 tentang Tata Cara Pengalokasian, Penganggaran, Pencairan, Pertanggungjawaban Dana Kartu Prakerja. (Ant/OL-8)
Akankah fakta baru itu akan mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung? Ke mana pula arah penyelesaian kasus yang telah lama memicu kegaduhan dan keterbelahan publik itu?
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
PERNYATAAN Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi mengenai wacana revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi atau revisi UU KPK menuai kritik dan terkesan cuci tangan oleh ICW
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Abdullah mengaku tidak sepakat dengan pernyataan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi soal revisi UU KPK
PENGUATAN link and match antara pendidikan dan kebutuhan industri dinilai menjadi kunci dalam mengoptimalkan kualitas pertumbuhan tenaga kerja.
Jika SPPG yang sudah beroperasi sudah mencapai 21.000 SPPG, maka, 987.000 orang tenaga kerja telah terserap secara langsung di daput-dapur MBG.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menghasilkan talenta berkualitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved