Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga kerja khususnya untuk green job akan meningkat ke depannya.
"Bahkan di kita itu kita sudah bentuk yang namanya capability center karena belum ada supply-nya. Jadi ada bidang-bidang baru yang belum ada tenaganya yang dari pendidikan formal. Ya seperti misalnya bagaimana kita mengembangkan Biofuel, kemudian juga Photovoltaic, dan lain sebagainya," kata Bob Azam saat ditemui di Kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Rabu (30/7).
Lebih lanjut, Bob menyampaikan bahwa saat ini masih tsdjadu missconnection antara dunia industri dengan dunia pendidikan.
Hal ini terlihat dari mata kuliah-mata kuliah tertentu untuk energi hijau yang masih belum menjadi mata kuliah khusus di universitas.
"Jadi kita berharap juga ke depan ada kurikulum-kurikulum hijau di universitas. Itu yang menurut saya kita harus kembangkan supaya SDM ini menjadi leading sector untuk industri hijau ke depan. Biasanya, kan, industri dulu baru dicari SDM-nya. Ke depan saya ingin ubah, SDM-nya kita siapin supaya mereka menjadi leading sector," tegas Bob.
Di samping itu, Bob juga mengingatkan bahwa transisi menuju industri hijau tidak semudah yang dibayangkan. Indonesia, kata dia, mesti belajar dari pengalaman negara-negara Eropa yang mengalami over investment dan berakibat greenflation.
"Jadi tidak boleh juga kita terlalu agresif tanpa memikirkan financing-nya dan segala sesuatunya. Oleh karena itu kita harus wise, lah. Nah, sekarang mungkin disepakati 2030 transisi yang penting emisi itu flat dulu, baru 2030 onward bagaimana kita nurunin (emisi). Untuk flat ini memang harus kerja sama antara menemukan renewable energy plus juga efisiensi," cetus Bob.
Bob meyakini, kombinasi antara efisiensi dan renewable energy akan membuat pendanaan untuk energi hijau akan menjadi lebih rasional.
"Sebab kalau kita hanya mengandalkan renewable energy itu akan mahal sekali, tapi kalau kita combine dengan efisiensi, cost kita akan turun. Nah, (kalau) cost kita turun ini bisa di-complementary dengan penemuan energi terbarukan. Jadi energi terbarukan dan efisiensi energi ini harus hand ind hand, kalau tidak cost-nya akan melambung tinggi," pungkasnya. (E-4)
Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menghasilkan talenta berkualitas.
Sektor periklanan menyerap lebih dari 70 ribu tenaga kerja dan mencatat pertumbuhan pengeluaran iklan digital hingga 12% per tahun.
Menaker menegaskan percepatan produktivitas nasional membutuhkan keterlibatan aktif pemangku kepentingan pemerintah, industri, akademisi, profesi, dan generasi muda.
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menggelar Indonesia Productivity Summit 2025 pada 12 Desember 2025 di JIEXPO Convention Center and Theater.
Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha serta adopsi teknologi adalah strategi penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Keputusan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) dan harga jual eceran (HJE) pada tahun 2026 disambut positif
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved