Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KINERJA positif Asuransi Raksa Pratikara (Asuransi Raksa) selama kuartal I 2022 menjadi pijakan untuk mewujudkan pertumbuhan double digit sepanjang tahun ini.
Catatan pertumbuhan yang baik di masa pemulihan ekonomi dari dampak pandemi menunjukkan Asuransi Raksa tak hanya mampu bertahan, namun terus berkembang dan menunjukkan pergerakan positif.
Direktur Utama Asuransi Raksa, Edy menyampaikan catatan positif Asuransi Raksa di kuartal I 2022 terlihat dari dua lini bisnis utama, yakni asuransi kendaraan dan asuransi alat berat.
Secara year to date (ytd) masing-masing mencatatkan pertumbuhan premi sekitar 50 persen dari segi bisnis baru. Melihat tren positif tersebut, pihaknya pun optimistis di tahun 2022 ini Asuransi Raksa mampu tumbuh double digit.
Untuk mencapai pertumbuhan double digit yang ditargetkan, Asuransi Raksa meluncurkan strategi baru dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Asuransi Raksa juga terus meningkatkan pelayanan terbaik kepada para nasabahnya.
"Salah satu upaya kami yakni membangun RaksaOnline yang nantinya dapat mengakomodir segala kebutuhan nasabah akan proteksi. Selain itu, perusahaan asuransi ini juga bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) dalam menghadirkan salah satu pilihan baru metode pembayaran premi melalui virtual credit card (VCC) dan virtual debit card (VDC) BNI," papar Edy.
VCC dan VDC sendiri merupakan transaksi online yang memudahkan nasabah melakukan pembayaran premi di mana saja dan kapan saja.
Baca juga : Manulife dan Bank DBS Kolaborasi Luncurkan Asuransi Jiwa Keluarga
Menggunakan VCC dan BCC juga mempermudah verifikasi terkait asuransi yang dibayarkan. Sehingga nantinya, proses penerbitan polis asuransi bisa dilakukan lebih cepat.
Menurut Edy, transaksi menggunakan virtual kredit dan debit tersebut tak hanya akan memudahkan pengguna, tetapi juga menjamin kerahasiaan data nasabah. Terlebih menurutnya, BNI merupakan salah satu bank terbaik di Indonesia.
"Tentu kerja sama ini tidak hanya mendukung kami untuk mengoptimalkan layanan asuransi. Kesempatan untuk terus berkembang dan memberikan kemudahan, keamanan dan kenyamanan berasuransi bagi setiap nasabah akan lebih mudah terwujud,” pungkasnya.
PT Asuransi Raksa Pratikara merupakan perusahaan asuransi umum yang menyediakan berbagai macam produk perlindungan untuk aset berharga.
Berdiri sejak 1975,hingga kini Asuransi Raksa Pratikara terus mengembangkan pelayanan demi meningkatkan kepuasan setiap nasabah.
Berkembang secara konsisten, Asuransi Raksa Pratikara telah memiliki 21 kantor dan bekerja sama dengan berbagai bengkel rekanan, bank, dan perusahaan pembiayaan yang ada di hampir seluruh wilayah Indonesia. (RO/OL-7)
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
ICXA merupakan ajang internasional yang memberikan apresiasi kepada organisasi dengan praktik terbaik dalam pengelolaan customer experience.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung langkah pebalap nasional Sean Gelael yang membuka persiapan musim balap 2026 dengan tampil di ajang Asian Le Mans Series (ALMS) 2025/26.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) berkomitmen menerapkan tata kelola dan budaya antikorupsi melalui partisipasi aktif pada puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025.
BNI mempertegas komitmennya dalam mendukung pemberdayaan kelompok disabilitas melalui sejumlah program sosial dan penguatan kapasitas usaha.
Playbook ini merupakan alat pendampingan strategis bagi pelaku industri sawit untuk memperkuat praktik keberlanjutan mereka di tengah dinamika regulasi global.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved