Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RUPEE India jatuh ke lebih dari 80 per dolar AS untuk pertama kali, Selasa (19/7). Ini karena dolar AS terus menguat dan arus keluar modal asing meningkat.
Rupee mencapai 80,0600 terhadap dolar AS pada awal perdagangan. Data Bloomberg menunjukkan itu. Namun ada dugaan intervensi bank sentral untuk memangkas kerugian sehingga ditutup pada 79,9487. Inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga di Amerika Serikat ditambah dengan kekhawatiran resesi yang akan datang di ekonomi terbesar dunia itu telah memicu reli dolar yang luas dalam beberapa pekan terakhir karena investor menjadi semakin menghindari risiko.
Kebijakan moneter AS yang lebih ketat telah memperburuk arus keluar dari pasar negara berkembang seperti India. Investor asing menarik utang dan ekuitas bersih US$31 miliar tahun ini.
Data yang dirilis minggu lalu menunjukkan bahwa inflasi harga konsumen AS mencapai level tertinggi baru empat dekade di bulan Juni. Ini melebihi perkiraan pasar dan memicu ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve besar lain minggu depan.
Dalam pernyataan tertulis kepada parlemen India pada Senin, menteri keuangan Nirmala Sitharaman mengaitkan penurunan tajam rupee dengan alasan eksternal. "Faktor global seperti konflik Rusia-Ukraina, melonjaknya harga minyak mentah, dan pengetatan kondisi keuangan global menjadi alasan utama melemahnya rupee India terhadap dolar AS," katanya.
Baca juga: Euro Seimbang dengan Dolar AS Pertama dalam 20 Tahun
Pada saat yang sama, mata uang India telah menguat terhadap pound Inggris, yen Jepang, dan euro pada 2022 sejauh ini, tambah Sitharaman. Namun harga minyak mentah yang lebih tinggi telah mengakibatkan memburuknya neraca perdagangan di negara yang mengimpor 80% minyaknya.
Defisit perdagangan barang India melebar ke rekor US$26,18 miliar pada Juni, data resmi menunjukkan pekan lalu. Ini sebagian besar karena harga impor minyak mentah dan batu bara yang lebih tinggi.
Dalam tinjauan ekonomi bulanannya, Kementerian Keuangan mengatakan impor yang lebih mahal dapat memperlebar defisit transaksi berjalan dan menyebabkan rupee terdepresiasi lebih jauh.
Inflasi harga konsumen di India, ekonomi terbesar keenam di dunia, sedikit menurun menjadi 7,01% pada Juni setelah mencapai level tertinggi delapan tahun di 7,79% pada April. Namun kenaikan harga telah bertahan jauh di atas kisaran target 2%-6% dari bank sentral meskipun kenaikan suku bunga berturut-turut pada Mei dan Juni.
Baca juga: Eni, Total, Occidental Teken Kontrak Minyak Aljazair
Bank sentral juga telah menjual lebih dari US$34 miliar cadangan mata uang asingnya dalam upaya menstabilkan rupee.
"Prospek jangka pendek untuk rupee akan terus melemah karena mengikuti perkembangan minyak dan gas di pasar internasional," kata pakar pasar valas K Harihar kepada AFP.
"Pelemahan akan bertahan sampai angka defisit perdagangan turun atau arus masuk modal melawannya," katanya. Ia menambahkan bahwa rupee bisa jatuh ke 81 per dolar AS tanpa kesepakatan antara Eropa dan Rusia tentang pasokan gas.
Pergerakan rupee mengikuti Gazprom Rusia mengatakan kepada Eropa, Senin malam, bahwa mereka tidak dapat menjamin pasokan gas setelah pekerjaan pemeliharaan pada pipa Nord Stream-nya. Indeks acuan Sensex India ditutup 0,45% lebih tinggi pada Selasa. (AFP/OL-14)
Rupiah hari ini 20 Januari 2026 tertekan ke level Rp16.978 per Dolar AS. Cek kurs JISDOR dan harga jual dollar di BCA, Mandiri, BRI di sini.
Nilai tukar rupiah hari ini 14 Januari 2026 dibuka melemah ke level Rp16.875 per dolar AS. Simak data kurs JISDOR dan analisis penyebabnya di sini.
Nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah.
Dia menambahkan bahwa semua opsi terbuka, termasuk penggunaan kekuatan militer, untuk mencapai tujuan tersebut, tetapi menekankan 'opsi pertama Trump selalu diplomasi.'
Nilai tukar rupiah hari ini, Kamis 8 Januari 2026, dibuka melemah di level Rp16.792 per dolar AS. Simak kurs dolar di BCA, Mandiri, dan BNI serta analisis pasar terkini.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini Rabu 7 Januari 2026 dibuka melemah ke level Rp16.778. Tekanan geopolitik dan sinyal hawkish The Fed jadi pemicu.
Perlu diingat bahwa nilai tukar mata uang selalu berfluktuasi, sehingga penting untuk memeriksa kurs terkini saat Anda ingin melakukan transaksi.
Peneliti Senior CORE Indonesia Etika Karyani menyebut, apabila Donald Trump memenangi pemilihan presiden di AS, dampaknya terhadap indeks dolar Amerika Serikat (AS) tidak akan signifikan
Kondisi fundamental Bank Mandiri berada dalam keadaan sehat dengan tingkat pemodalan yang kuat yang dapat menjadi buffer apabila ada shock terhadap perekonomian dan pasar keuangan.
"Tidak heran apabila rupiah akan dibuka melemah tajam pada Senin ini, mengingat dolar AS sangat kuat dalam sepekan terakhir," ujarnya, kemarin.
Yen mencapai level terendah dalam 34 tahun terhadap dolar setelah Bank of Japan mengumumkan kenaikan suku bunga, memicu spekulasi tentang intervensi pemerintah untuk menopang mata uang.
Bank of Japan, bank sentral Jepang, menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam 17 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved