Senin 11 Juli 2022, 18:50 WIB

Intiland Mulai Bangun Kawasan Terpadu di Surabaya

Gana Buana | Ekonomi
Intiland Mulai Bangun Kawasan Terpadu di Surabaya

Dok Intiland
Tampilan unit rumah di area residensial kawasan terpadu Amesta Living Surabaya.

 

KAWASAN terpadu Amesta Living seluas 60 hektare di Surabaya, Jawa Timur, mulai dibangun. Amesta Living merupakan proyek pengembangan kawasan mixed-used terpadu yang dikembangkan PT Graha Abdael Sukses (GAS), perusahaan hasil kolaborasi antara PT Intiland Development dan PT Abdael Nusa.

Amesta Living dirancang sebagai kawasan terpadu yang menyediakan beragam kebutuhan properti, mulai dari unit-unit residensial seperti rumah tapak, apartemen, ritel, komersial, SOHO, perkantoran, hingga lifestyle mall.

Direktur Utama GAS Hans Wibisono menjelaskan pengembangan Amesta Living akan dilakukan dalam beberapa tahapan. Pengembangan tahap I meliputi pembangunan infrastuktur kawasan, jalan, saluran air, water promenade, fasilitas-fasilitas publik, rumah contoh, kantor pemasarakan, serta unit-unit rumah yang sudah dipasarkan.

Proses pembangunan sudah dimulai sejak triwulan II tahun ini. Selain pembangunan infrastruktur kawasan, perseroan saat ini sedang membangun 280 unit rumah yang sudah terjual pada penjualan tahap I.

“Pembangunan unit rumah akan kami lakukan secara bertahap dan saat ini sudah terbangun 90 unit. Komitmen kami untuk menyelesaikan dan menyerahterimakan tepat waktu,” ungkap Hans dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (11/7).

Ia menjelaskan, pembangunan unit-unit rumah diproyeksikan selesai seluruhnya pada triwulan III tahun depan. Perseroan menargetkan serah terima unit ke para konsumen bisa dilakukan secara bertahap mulai triwulan III-2023.

Hingga pertengahan tahun ini, perseroan juga telah menyelesaikan pembangunan kantor pemasaran sekaligus menyelesaikan pembangunan sejumlah fasilitas publik dan fasilitas penting lain untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi penghuni.

"Kami ingin penghuni merasa nyaman dan aman sejak mulai pindah dan tinggal di Amesta Living. Segala sesuatunya kami pikirkan secara detail, mulai dari aspek kenyamanan, keamanan, dan kesiapan fasilitas-fasilitas pendukung lainnya,” kata Hans.

Sebagai pengembangan baru kawasan terpadu, Amesta Living mendapat sambutan sangat baik dari masyarakat. Apresiasi konsumen terbukti saat peluncuran, yakni sebanyak 259 unit rumah berhasil terjual dalam satu hari.

Saat ini tercatat penjualan Amesta Living mencapai sebanyak 280 unit rumah berbagai tipe dengan nilai penjualan mencapai sekitar Rp350 miliar.

Direktur Pemasarakan Intiland untuk Surabaya Harto Laksono menjelaskan, hasil penjualan Amesta Living menjadi sinyalemen positif terhadap pertumbuhan sektor properti, khususnya di Surabaya. Kepercayaan dan minat beli properti masyarakat berangsur pulih, termasuk tren investasi terhadap produk properti, terutama perumahan.

Hasil penjualan tersebut sekaligus menjadi pencapaian luar biasa di saat pandemi covid-19 masih berlangsung. Atas hasil pencapaian tersebut, Amesta Living dinobatkan sebagai salah satu Pengembangan Proyek Baru Terbaik setelah meraih penghargaan “Best Rising Development” Non-Jabodetabek Area di ajang Lamudi Property Awards yang diselenggarakan Lamudi.co.id, Juni lalu.

“Kami percaya pasar properti berangsur-angsur pulih dan bergerak membaik. Saat ini adalah momentum terbaik bagi konsumen dan developer untuk meluncurkan produk-produk inovatif yang memenuhi kebutuhan pasar,” tandas dia. (X-12)

Baca Juga

Ist/Pertamina

Optimalkan Kinerja Operasi, Pertamina Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 11:17 WIB
Salah satu upaya optimal yang ditunjukkan oleh Subholding Upstream adalah keberhasilan Pertamina Hulu Rokan dalam melaksanakan alih kelola...
Istimewa

Dua Tahun Pandemi, Sampoerna Pertahankan Kinerja Positif 

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 10:48 WIB
KINERJA positif Sampoerna selama pandemi covid-19 pada 2 tahun terakhir mendapat apresiasi dalam Ajang Indonesia Best Public Company Awards...
MI/Denny Susanto.

Dukung Percepatan Pemberantasan Pertambangan Ilegal

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 09:35 WIB
Komoditas utama yang menjadi sasaran ialah timah, emas, batu bara, dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya