Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa berpandangan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia perlu disesuaikan.
Hal tersebut mengingat nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang terus mengalami penguatan. Dolar AS sudah menyentuh level Rp15 ribu.
"Dengan penurunan nilai tukar, perlu dihitung ulang kebutuhan subsidi dan sebaiknya dilakukan penyesuaian harga BBM," ujarnya kepada wartawan, Kamis (7/7).
Ia menuturkan dampak penurunan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS berpengaruh signifikan adalah kenaikan harga minyak dunia.
Baca juga : Shell Indonesia Tunjuk Presiden Direktur Baru
"Setiap kenaikan US$1 harga minyak, subsidi BBM akan bertambah Rp5,7 triliun," sambungnya.
Meski demikian, Fabby berpendapat kenaikan itu tidak menyasar ke BBM bersubsidi. Pasalnya, berdasarkan data realisasi 2021, konsumsi Pertalite mencapai 23 juta kiloliter (KL) dan jenis bensin yang banyak dikonsumsi masyarakat.
"Saya imbau untuk Pertalite, pemerintah tetapkan subsidi fix. Misalnya, 25% dari harga keekonomian yang wajar dan ditinjau berkala," ucapnya. (OL-7)
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesuaikan postur anggaran Transfer ke Daerah (TKD) seringkali dicap sebagai keputusan pragmatis belaka.
Pemprov DKI hanya menyesuaikan penganggaran untuk pelaksanaan program selama 10 bulan pertama tahun anggaran.
Pemprov DKI perlu memperhatikan penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan bahasa asing di sekolah-sekolah negeri maupun swasta.
tarif Transjakarta sebenarnya mencapai sekitar Rp13 ribu per penumpang, namun masyarakat hanya membayar Rp3.500 berkat subsidi besar dari pemerintah daerah.
ASUMSI makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 yang optimistis berisiko kembali mengulang deviasi antara target dan realisasi alias meleset.
KETUA Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun meminta agar Bank Indonesia (BI) untuk menjaga nilai tukar rupiah pada angka-angka yang moderat.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
NILAI tukar rupiah menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.936 per dolar AS dari sebelumnya hampir Rp17.000 per dolar AS. Penguatan itu terjadi saat penutupan perdagangan 21 Januari 2026
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkap pelemahan rupiah dipicu tekanan global dan domestik, dengan modal asing keluar Rp25,1 triliun pada Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved