Rabu 06 Juli 2022, 11:58 WIB

Rampungkan Akuisisi IFF, Lanxess Perkuat Lini Produk Antimikroba dan Disinfektan

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Rampungkan Akuisisi IFF, Lanxess Perkuat Lini Produk Antimikroba dan Disinfektan

Dok. Lanxess
Logo Lanxess

 

PERUSAHAAN bahan kimia khusus Lanxess telah merampungkan akuisisi unit bisnis pengendali mikroba dari grup AS International Flavours & Fragrances Inc. (IFF).

Dengan penutupan transaksi yang diumumkan pada Agustus 2021 lalu, Lanxess menjadi salah satu pemasok produk pengendali mikroba terbesar di dunia. Perusahaan bahan kimia khusus ini secara signifikan meningkatkan portofolio bahan aktif antimikroba dan formulasi untuk perlindungan bahan, pengawet serta desinfektan, selain memperkuat eksistensi globalnya, terutama di Amerika Serikat. 

Untuk akuisisi ini, Lanxess membeli di harga awal sekitar USD 1,3 miliar.

“Dengan akuisisi ini, kami menerima dorongan besar untuk segmen Consumer Protection, yang akan segera menjadi segmen terkuat kami serta menjadi penggerak penting dalam upaya menjadikan LANXESS lebih stabil dan menguntungkan,” kata Matthias Zachert, Ketua Dewan Manajemen Lanxess AG. 

“Kami senang memiliki lebih dari 250 karyawan baru yang berkualifikasi tinggi dan kini memfokuskan semua upaya kami untuk mengintegrasikan dengan cepat bisnis yang baru diakuisisi," imbuhnya. 

Lanxess juga menambah dua lokasi produksi ke jaringannya di Amerika Serikat, tepatnya di St. Charles, Louisiana dan di Institute, West Virginia. Bisnis baru ini akan diintegrasikan ke dalam unit bisnis Material Protection Products.

“Dengan menggabungkan Lanxess serta bisnis yang diakuisisi, kami sekarang membangun platform produk dan teknologi yang tangguh dan luas untuk pengendalian mikroba dan biosida, mulai dari bahan aktif hingga formulasi yang kuat.

Baca juga : Lanxess Gelar Virtual Days Sosialiasi Perkembangan Industri ...

Hal ini memungkinkan kami menawarkan solusi berorientasi aplikasi tambahan kepada para pelanggan serta memperkuat rantai nilai kami,” kata Michael Schaefer, kepala unit bisnis Material Protection Porducts. 

“Bisnis pengendali mikroba juga memberi kami akses ke teknologi baru dan meningkatkan posisi regulasi kami melalui registrasi tambahan" ujarnya. 

Akuisisi ini membawa zat aktif biosidal yang strategis, sepaket besar registrasi, serta merek kuat, yang sangat cocok untuk portofolio pengendali mikroba.

Lanxess juga memperkuat posisinya sebagai pemimpin global di bidang pengawetan industri dan salah satu pemasok terbesar untuk pengawet berbasis isothiazolinone.

Poduk Preventol Lanxess dikombinasikan dengan merek Kathon, Bioban dan Rocima yang baru diakuisisi, membentuk salah satu portofolio terluas untuk cat dan pelapis, bahan konstruksi, pengawetan kayu, kulit dan plastik untuk pengawetan basah dan kering.

Lanxess emudian menambahkan teknologi silver-based ke dalam portofolio dan kini menawarkan solusi lengkap untuk perawatan antimikroba pada tekstil. Produk silver berbasis ion yang dikenal dengan merek Silvadur dapat mencegah atau mengurangi bau pada serat alami atau sintetis.

Lanxess uga diuntungkan dari penambahan Phenoxyethanol ke portofolio perawatan pribadi dan pengawet produk rumah tangga yang sudah berkembang. Phenoxyethanol adalah pilar tambahan untuk strategi pengawetan selain isothiazolinones dan natrium benzoat, yang memungkinkan menawarkan solusi khusus kepada pelanggan dan memungkinkan mereka menyesuaikan pengawetan dengan tantangan peraturan yang terus berkembang. (RO/OL-7) 

Baca Juga

Ist

TNI AD Tingkatkan Ketahanan Pangan Bersama Kepala BPIP 

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 10:15 WIB
TNI Angkatan Darat menanam jagung di lahan milik PTPN seluas 1.140 hektare di Kampung Cibinong, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten...
Dok.Bank DKI

Aktif Digitalisasi Pasar, Bank DKI dan Perwakilan BI Jakarta Pantau Penerapan QRIS Di Pasar

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 09:53 WIB
Transaksi QRIS melalui JakOne Mobile Bank DKI tumbuh 29,42% (yoy) menjadi 477.262 dibanding periode Juli 2021 sebesar...
Dok. SRC

Tingkatkan Daya Saing UMKM, Sampoerna Gencarkan Pembinaan dan Digitalisasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 22:59 WIB
Menurut Teten, sebanyak 19 juta UMKM telah melakukan on-boarding digital hingga Mei 2022 dan diharapkan akan terus tumbuh mencapai 30 juta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya