Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa kinerja ekspor industri pengolahan sepanjang Januari-Mei 2022 mencapai US$83,73 miliar, atau tumbuh 25% dibanding periode sama tahun lalu sebesar US$66,99 miliar.
Menurut Agus, kinerja sektor industri di Indonesia semakin agresif. Khususnya, dalam memperluas pasar ekspor, seperti ke negara Eropa, termasuk Belanda dan Jerman.
"Negara-negara tersebut sedang terdampak pasokan barang akibat perang Rusia-Ukraina. Kami juga aktif memacu produk industri kecil dan menengah (IKM) bisa go international," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (21/6).
Baca juga: Presiden Sebut Subsidi Energi untuk Rakyat Bisa untuk Bangun Ibu Kota
Capaian ekspor dari sektor industri manufaktur berkontribusi terhadap neraca perdagangan Indonesia, yang terus melanjutkan tren surplus pada Mei 2022 dengan nilai US$2,89 miliar.
"Tren surplus ini dialami sejak Mei 2020 atau selama 25 bulan berturut-turut," sambungnya.
Pihaknya menyoroti kemampuan sektor industri yang berhasil menembus pasar ekspor. Hal itu menunjukkan bahwa produk karya anak bangsa diakui dan diminati komunitas global, lantaran sesuai standar dan kualitas yang berlaku.
Contohnya, Indonesia mengekspor mobil ke pasar Australia, yang membuktikan bahwa produk kendaraan Indonesia memiliki daya saing. Mobil tersebut juga sudah berstandar Euro 4, yang menjadi klasifikasi atau persyaratan dari Australia.
"Ini suatu hal yang sangat membanggakan. Artinya, Indonesia sudah bisa memproduksi mobil dengan standar emisi yang ditetapkan oleh negara seperti Australia dan Eropa," papar Agus.
Baca juga: Industri Penerbangan Indonesia Segera Bangkit Sejalan dengan Percepatan Vaksinasi
Pemerintah semakin mendorong kerja sama bilateral maupun multilateral, yang dapat memperluas akses pasar produk industri nasional yang kompetitif di kancah global.
Merujuk data BPS pada Mei 2022, kinerja ekspor industri pengolahan sebesar US$14,14 miliar, atau naik 7,78% dibanding bulan sama tahun lalu, yakni US$13,12 miliar.
Lalu, sektor industri memberikan kontribusi paling besar hingga 65,73% terhadap capaian total nilai ekspor pada Mei 2022, yang mencapai US$21,51 miliar.(OL-11)

INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan agar UMKM
Sejumlah proyek percontohan microgrid terintegrasi berbasis PLTS disiapkan untuk area yang membutuhkan pasokan listrik besar tetapi masih terkendala akses jaringan listrik.
Tantangan terbesar freelancer saat ini bukan sekadar soal keahlian teknis, melainkan kemampuan beradaptasi.
AI telah berevolusi dari teknologi pendukung menjadi fondasi strategis dalam membangun daya saing brand.
Nama Michael Wisnu Wardhana mendadak menjadi perbincangan nasional setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kebakaran besar di Gedung Terra Drone.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved