Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengaku masih mendapat keluhan dari masyarakat soal tingginya harga minyak goreng dan stok langka di pasaran.
Ia pun meminta keterlibatan produsen minyak goreng untuk terus menjaga pasokan komoditas pangan itu dan tidak menerus mengejar untung di atas penderitaan masyarakat.
Keuntungan itu didapat seiring dibuka kembali ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil atau CPO dan produk turunannya sejak 23 Mei.
"Pelaku usaha besar minyak goreng kan sudah untung banyak. Kita ini masih ada asas keadilan, tidak semata-mata mengejar keuntungan," kata Zulhas di Pasar Cibubur, Jakarta, Kamis (16/6).
Para pengusaha sawit dianggap Mendag harus memerhatikan kebutuhan masyarakat dalam negeri. Pasalnya, penyediaan minyak goreng curah seharga Rp14.000 per liter masih sulit dijangkau masyarakat.
"Teman-teman (pengusaha) yang besar itu sudah menikmati keuntungan besar, dari kebunnya, minyaknya, itu luar biasa. Kita juga minta agar dengarkan lah suara masyarakat, emak emak mengeluh," kata dia
Baca juga: Jadi Mendag Baru, Zulhas Janji Tuntaskan Persoalan Minyak Goreng
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menambahkan, "Oleh karena itu minyak goreng Rp14 ribu ini tidak tawar-tawar lagi, mesti tersedia," ungkapnya.
Mendag berujar, total produksi Crude Palm Oil (CPO) per tahun mencapai 51 juta ton. Sedangkan, untuk alokasi kebutuhan dalam negeri atau DMO minyak goreng yang diminta pemerintah hanya 10 juta ton.
"Per bulannya hanya 300 ribu ton, angka itu kecil. Saya berprasangka baik dengan perusahaan besar enggak akan keberatan. Masalah sistem distribusi juga kita harus pahami betul. Mudah-mudahan waktu singkat ini cari jalan keluar terbaik," pungkasnya.
Polemik berkepanjangan mengenai minyak goreng masih dialami di negara dengan produsen CPO terbesar dunia. Zulhas sendiri baru diangkat sebagai Mendag oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu (15/6). Ia menggantikan posisi Muhammad Lutfi yang dianggap banyak pihak tidak mampu mengendalikan harga minyak goreng. (A-2)
MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso akan memanggil sejumlah eksportir untuk membahas potensi gangguan pasokan akibat penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz
MENTERI Perdagangan Budi Santoso memastikan harga barang kebutuhan pokok (bapok) stabil dan pasokannya tersedia menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Mendag RI Budi Santoso menandatangani Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (Indonesia-Canada CEPA), di Ottawa, Kanada, Rabu (24/9)
Mendag Budi Santoso menyatakan belum melihat adanya indikasi kekhawatiran akan banjir impor pasca-pengaturan deregulasi dan relaksasi kebijakan impor
Dalam surat tersebut, Mendag mengarahkan agar rencana pengenaan Bea Masuk Anti-Dumping (BMAD) untuk produk benang filamen asal Tiongkok tidak dilanjutkan.
Perum Bulog wilayah Kediri memastikan stok beras dan minyak goreng mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi dan stok crude palm oil (CPO) nasional dalam kondisi aman untuk mengantisipasi lonjakan permintaan minyak goreng selama Ramadan.
Untuk pembelian MinyaKita, satu konsumen dibatasi maksimal 12 liter atau satu karton.
Holding Perkebunan PTPN III melalui subholding PTPN IV PalmCo memastikan kesiapan pasokan minyak goreng nasional guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan jelang Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved