Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH memperkirakan penerimaan perpajakan tahun ini akan mencapai Rp1.784 triliun atau tumbuh 15,3% dari realisasi 2021 yang tercatat sebesar Rp1.547,9 triliun. Proyeksi itu didorong oleh pemulihan ekonomi dan peningkatan harga-harga komoditas unggulan di level global.
Angka proyeksi itu akan berasal dari penerimaan pajak sebesar Rp1.485 triliun dan kepabeanan dan cukai Rp299 triliun. Dengan perkiraan itu, rasio perpajakan diprediksi akan mencapai 9,55% alias lebih tinggi dari realisasi 2021 yang hanya 9,12%.
"Angka ini sudah kami sampaikan pada 19 Mei lalu. Keputusan ini sangat strategis dan tetap dalam kondisi memitigasi risiko yang kita hadapi," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu pada Rapat Panitia Kerja Asumsi Dasar Banggar DPR, Senin (13/6).
Baca juga: ESDM: belum Ada Kenaikan Tarif Listrik di Mal dan Industri
Prakiraan penerimaan perpajakan itu disebut bakal mendorong peningkatan rasio di tahun depan. Pemerintah dan Komisi XI DPR mengusulkan agar rasio perpajakan berada di rentang 9,45% hingga 10%. Angka ini sedikit mengalami koreksi dari usulan awal pemerintah yang berada di kisaran 9,3% hingga 9,5%.
Perubahan proyeksi rasio perpajakan itu disebabkan oleh ketidakpastian kondisi global yang diperkirakan masih akan terjadi. Sementara batas atas diiringi oleh efektivitas Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. "Ini tentu mencerminkan ketidakpastian masih sangat tinggi, harga komoditas masih sangat tinggi tahun ini, akan tetapi tahun depan penuh ketidakpastian," kata Febrio. (OL-14)
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeluarkan instruksi keras kepada seluruh jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk tidak tunduk pada tekanan pihak luar.
Rudianto menilai tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH) sangat krusial di tengah upaya Presiden Prabowo Subianto meningkatkan penerimaan negara.
Penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai hingga Oktober 2025 mencapai Rp249,3 triliun atau 80,3% dari target.
Total ada 439 koli pakaian bekas disita dari sejumlah truk dengan taksiran senilai Rp4,2 miliar.
Bea Cukai Sumbagtim capai penerimaan Rp759 miliar atau 190% dari target. Dorong hilirisasi, jaga pengawasan, dan dukung Asta Cita pemerintahan Prabowo.
Bea Cukai tingkatkan penerimaan, perkuat pengawasan, dan fasilitasi ekspor-impor guna mendukung kinerja solid APBN hingga Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved