Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) dan Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Barekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pengembangan dari kriya untuk bisa terus berkembang dan berinovasi meski di masa pandemi ini.
Pernyataan Menparekrfa disampaikan dalam Workshop Pengembangan Kabupaten/ Kota (KaTa) Kreatif Indonesia di Banjar Baru. Kalimantan Selatan (Kalsel).
Sandi melanjutkan, kegiatan workshop KaTa Kreatif Indonesia merupakan program Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia tahun 2022.
Dari 35 lokasi yang direncanakan, Kota Banjar Baru merupakan lokasi ke sepuluh yang mendapat kesempatan mengikuti workshop dan bertemu langsung dengan Menteri Parekraf.
“Jadi dalam kegiatan ini, kita bantu dalam pengembangan produknya,” kata Sandi.
Kota Banjar Baru telah menentukan kalau subsektor kriya sebagai sektor unggulannya.
Melalui produk kriya kain bordir Sasirangan yang sudah diperkenalkan sejak abad ke dua belas, hingga kini terus dilakukan kreasi dan inovasi pada motif-motif baru.
Baca juga: Konten Kreator Perlu Kelola Kekayaan Intelektual
Dengan rekam jejak tersebut subsektor kriya diharapkan dapat menjadi lokomotif penggerak bagi subsektor ekraf lainnya di Kota Banjar Baru..
“Dan yang paling bagus, ada produk ekraf yang sudah ada sejak abad ke dua belas,” ujar Menparekraf dalam keterangan pers, Sabtu (4/6)
Sandi mengungkapkan dengan kehadiran dirinya langsung di tengah pelaku UMKM Banjar Baru, untuk sub sektor kriya khususnya maka akan menjadi penyemangat terutama di industri pariwisata .
"Dengan penyelenggaraan workshop di kota ini maka sub sektor kriya akan terfasilitasi dan peluang bagi terbukanya lapangan pekerjaan yang bisa menjadi solusi bagi masyarakat kota ini," jelas Sandi.
Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Kota Banjar Baru dilaksanakan pada Jumat (3/6) di Mess L Banjarbaru, Kalsel.
Adapun peserta yang dapat mengikuti kegiatan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif adalah pelaku Ekonomi Kreatif yang berada di Kota Banjar Baru.
Kegiatan workshop ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendorong kebangkitan ekonomi kreatif dan memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif juga pelaku UMKM dalam bereksplorasi dan mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif yang memiliki nilai tambah dan nilai jual yang tinggi.
“Kita harapkan, kalau pruduknya berkembang maka bisa meningkatkan ekonominya,” tukasnya.(*)
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menekankan pentingnya kemampuan adaptasi, kolaborasi, serta kreativitas bagi dunia usaha dalam menghadapi perubahan ekonomi.
BUKA peluang usaha, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar workshop baking kue Lebaran di Mall Basura, Jatinegara, Jakarta Timur pada Rabu (11/3).
JELANG Hari Raya Idulfitri, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Gerakan Masyarakat Wirausaha menggelar pelatihan membuat kue kering Lebaran bagi para ibu rumah tangga.
BUKA lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) Bersama UMKM Sahabat Sandi menggelar Workshop Baking Kue Kering Lebaran.
BUKA lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Workshop Kuliner Olahan Emping Melinjo - Brownies Topping Emping & Emping Caramel.
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menekankan pentingnya kemampuan adaptasi, kolaborasi, serta kreativitas bagi dunia usaha dalam menghadapi perubahan ekonomi.
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif meluncurkan Radio Ekraf 2026 di Kota Bandung.
Asta Karya dirancang untuk mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
Karya kreatif perlu dibangun melalui proses nyata, bukan sekadar tugas akademik, agar menghasilkan output relevan bagi masyarakat dan ekosistem daerah.
Melalui kolaborasi ini, Prasetiya Mulya dipercaya untuk memberikan pendampingan dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif bagi pelaku UMKM di 12 desa yang ada di 12 kecamatan terpilih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved