Rabu 18 Mei 2022, 09:17 WIB

OJK Terbitkan Aturan Baru Soal Perlindungan Konsumen Jasa Keuangan

Despian Nurhidayat | Ekonomi
OJK Terbitkan Aturan Baru Soal Perlindungan Konsumen Jasa Keuangan

ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tirta Segara.

 

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat upaya perlindungan konsumen sektor jasa keuangan melalui penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 6/POJK.07/2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.

Ketentuan yang memperbarui POJK Nomor 1/POJK.07/2013 ini antara lain mengatur penerapan perlindungan konsumen oleh industri jasa keuangan sejak perencanaan produk, pelayanan dan penyelesaian sengketa.

Selain itu, POJK ini memperjelas kewajiban prinsip keterbukaan dan transparansi informasi produk dan layanan serta peningkatan perlindungan data dan informasi konsumen

“POJK ini semakin memperkuat pengaturan terhadap perlindungan konsumen dan kewajiban Pelaku Usaha Jasa Keuangan sebagai respon terhadap dinamika perubahan di sektor jasa keuangan,” ungkap Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tirta Segara dilansir dari keterangan resmi, Rabu (18/5).

Baca juga: OJK Perlu Siapkan Metode Evaluasi Program Literasi Keuangan

Menurutnya, penguatan perlindungan konsumen dan masyarakat di sektor jasa keuangan sangat diperlukan untuk menyesuaikan perkembangan inovasi dan teknologi yang cepat dan dinamis di sektor jasa keuangan serta upaya perbaikan implementasi perlindungan konsumen oleh Pelaku Usaha Jasa Keuangan.

“Harapan kami, POJK Nomor 6/POJK.07/2022 ini dapat menjawab kebutuhan hal tersebut agar sektor jasa keuangan dapat tumbuh secara berkelanjutan dan stabil serta mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat,” lanjutnya.

Penyusunan POJK ini juga telah melibatkan berbagai stakeholder antara lain pelaku ussaha jasa Keuangan dari sektor perbankan, pasar modal dan industri keuangan non-bank, akademisi, ahli hukum, asosiasi dan Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS) hingga lembaga swadaya masyarakat untuk mendapatkan masukan atau saran.

Substansi penyempurnaan untuk memperkuat perlindungan konsumen dan masyarakat yang tercakup dalam POJK Nomor 6/POJK.07/2022 antara lain:

1. Pendekatan pengaturan pada siklus hidup produk dan atau layanan (product life cycle) yang semakin mengoptimalkan upaya perlindungan konsumen dan masyarakat sejak desain produk dan atau layanan hingga penanganan dan penyelesaian sengketa.

2. Penguatan prinsip perlindungan konsumen dan masyarakat antara lain mewajibkan PUJK melaksanakan “edukasi yang memadai” sehingga meningkatkan kemampuan konsumen dan masyarakat dalam memilih produk dan layanan sektor jasa keuangan.

3. Penguatan penerapan prinsip keterbukaan dan transparansi informasi melalui pengaturan bentuk, tata cara dan pengecualian penyampaian ringkasan informasi produk dan layanan

4. Penguatan dukungan terhadap konsumen dan atau masyarakat disabilitas dan lanjut usia, serta peningkatan perlindungan data dan informasi konsumen;

5. Kewajiban untuk memberikan waktu yang cukup bagi konsumen untuk memahami perjanjian sebelum ditandatangani atau masa jeda setelah penandatanganan perjanjian terhadap produk dan layanan yang memiliki jangka waktu yang panjang dan atau bersifat kompleks;

6. Kewajiban merekam apabila penawaran produk dan atau layanan dilakukan melalui sarana komunikasi pribadi dengan suara dan atau video;

7. Penegasan kewenangan OJK dalam melakukan perlindungan konsumen termasuk pengawasan market conduct sebagai wujud implementasi pasal 28 sampai dengan 30 Undang-Undang OJK;

8. Kewajiban pembentukan unit atau fungsi perlindungan konsumen dan masyarakat;

9. Kewajiban penyampaian laporan penilaian sendiri oleh PUJK kepada OJK terkait pemenuhan ketentuan perlindungan konsumen.

Dengan diterbitkannya POJK Nomor 6/POJK.07/2022 ini, maka POJK Nomor 1/POJK.07/2013 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. (Des/OL-09)

Baca Juga

AFP/Fabrice Coffrini.

Kepala IMF: Resesi AS Diperlukan untuk Taklukkan Inflasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 09:14 WIB
Kepala IMF mengatakan pertempuran melawan inflasi harus menjadi prioritas utama meskipun dampak perlambatan AS terjadi terhadap ekonomi...
DOK Pribadi.

Jotun Indonesia Benamkan Rp742 Miliar untuk Bangun Pabrik Baru

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 08:54 WIB
Memulai bisnisnya pertama kali di 1986, PT Jotun Indonesia berkembang dengan sangat pesat. Pabrik pertama dibangun pada 2004 yang juga...
Dok PLN

PLN Jamin Infrastruktur Kelistrikan Rampung Saat KTT G20 di Bali

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 24 Juni 2022, 23:27 WIB
Hal ini demi memastikan keandalan pasokan listrik selama gelaran internasional...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya