Kamis 21 April 2022, 20:46 WIB

American Airlines Incar Untung Kuartal II setelah Rugi Panjang

Mediaindonesia.com | Ekonomi
American Airlines Incar Untung Kuartal II setelah Rugi Panjang

AFP/Daniel Slim.
Pesawat Airbus 319 milik American Airlines lepas landas dari Bandara Internasional Los Angeles.

 

AMERICAN Airlines melaporkan kerugian kuartalan lagi pada Kamis (21/4). Namun peningkatan tajam baru-baru ini dalam pemesanan tiket akan memungkinkannya untuk mencapai profitabilitas pada kuartal kedua.

Maskapai besar Amerika Serikat itu bergabung dengan saingannya, Delta Air Lines dan United Airlines, dalam memprediksi pengembalian profitabilitas yang akan segera terjadi ketika konsumen terlepas dari pembatasan covid-19 dan kembali bepergian. Maskapai menggambarkan peningkatan permintaan yang nyata pada Maret setelah gelombang omikron menekan perjalanan pada awal kuartal.

"Lingkungan permintaan sangat kuat. Sebagai hasilnya, kami berharap akan menguntungkan pada kuartal kedua berdasarkan asumsi harga bahan bakar kami saat ini," kata Chief Executive Robert Isom. 

Maskapai telah berjuang selama lebih dari dua tahun, perampingan staf, dan bertahan dari periode pembakaran uang dengan bantuan dari program dukungan pemerintah AS dan pasar utang swasta. Pada kuartal pertama, American melaporkan kerugian US$1,6 miliar. Maskapai itu juga mengalami kerugian US$1,3 miliar pada periode tahun lalu.

Pendapatan meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi US$8,9 miliar. American mengharapkan pendapatan kuartal kedua melebihi pendapatan dari periode prapandemi 2019 sebesar 6%-8%. Ini melihat peningkatan 14%-16% dalam total pendapatan per kursi penumpang yang tersedia sebagai tolok ukur yang diawasi ketat.

Baca juga: IMF Turunkan Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi Global akibat Perang Ukraina

Salah satu kekhawatiran yang dihadapi industri itu yakni hambatan dari harga bahan bakar jet yang lebih tinggi. Harganya meroket setelah lonjakan harga minyak setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Beberapa operator juga berjuang untuk mempertahankan tenaga kerja yang cukup untuk mengelola kenaikan dalam perjalanan. Namun American menyatakan keyakinannya pada stafnya menunjuk ke 12.000 karyawan sejak musim panas lalu. Saham American melonjak 10,9% menjadi US$21,60 dalam praperdagangan pasar. (AFP/OL-14)

Baca Juga

MI/Susanto

Ekonom: Jabatan Pimpinan BI tidak Boleh Diisi Politisi, Risikonya Besar

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 30 September 2022, 23:26 WIB
Pasalnya, Bank Indonesia memiliki peran yang amat strategis bagi perekonomian nasional. Kesalahan dalam pengelolaan Bank Sentral akan...
Antara

Pemerintah Kembali Cairkan BSU BBM pada Pekan Depan

👤Ficky Ramadhan 🕔Jumat 30 September 2022, 22:19 WIB
Sejauh ini, BSU BBM sudah disalurkan kepada 7 juta pekerja. Pemerintah memperkirakan total jumlah penerima BSU BBM sekitar 14,6 juta...
MI/BAYU ANGGORO

Importir Kedelai Amerika akan Disertifikasi

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 30 September 2022, 22:05 WIB
Kebijakan ini menjadi penting bagi para konsumen kedelai Amerika Serikat di seluruh dunia termasuk di Indonesia  yang telah lama...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya