Selasa 12 April 2022, 21:48 WIB

Kemenaker Harapkan 4 Isu Prioritas Ini Dapat Dukungan Anggota G20 

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Kemenaker Harapkan 4 Isu Prioritas Ini Dapat Dukungan Anggota G20 

Antara/Fransisco Caroio
Buruh meninggalkan pabrik saat jam pulang kerja

 

SEKRETARIS Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi mengungkapkan, pandemi covid-19 telah mempercepat perubahan pekerjaan di pasar tenaga kerja. Pengembangan kewirausahaan yang beradaptasi dengan pasar tenaga kerja baru akan membantu mengurangi pengangguran dan kesenjangan pekerjaan lebih lanjut. 

"Oleh karena itu, sangat penting untuk mendukung pengembangan kewirausahaan dan UKM sebagai kunci penciptaan lapangan kerja baru pascapandemi," ungkapnya ketika melakukan pertemuan bilateral membahas Employment Working Group (EWG) II G20 dengan Departemen Pekerjaan dan Pensiun Inggris secara virtual, Selasa (12/4). 

Anwar mengatakan, pada Presidensi G20 Indonesia ada empat isu prioritas yang dibahas dan diharapkan mendapat dukungan penuh dari seluruh anggota G20. 

Isu pertama, pasar tenaga kerja inklusif dan pekerjaan layak untuk penyandang disabilitas yang fokus pada situasi faktual di ekonomi G20 dan negara-negara lain dalam mempromosikan inklusi penyandang disabilitas di pasar tenaga kerja. 

"Diharapkan negara-negara anggota G20 memperoleh best practice sehingga dapat merumuskan rencana aksi yang konkrit dan terukur," kata Anwar Sanusi. 

Baca juga : Airlangga: Kartu Prakerja Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja 

Kedua, ucap Anwar Sanusi, pengembangan kapasitas manusia untuk peningkatan produktivitas melalui peran pusat pelatihan kejuruan berbasis komunitas yang memegang peranan penting di negara-negara G20 dengan mempertimbangkan aspek modal sosial, permintaan keterampilan, dan pasar kerja khususnya di pedesaan. 

"Elemen desentralisasi dalam pelatihan kejuruan berbasis masyarakat membuka peluang pengembangan keterampilan yang didorong permintaan menggunakan pendekatan bottom-up dari masyarakat kepada penyedia pelatihan dengan potensi untuk mengaktifkan kelompok-kelompok yang kurang beruntung," tuturnya. 

Anwar Sanusi menyebut, isu yang ketiga, adanya penciptaan lapangan kerja berkelanjutan menuju perubahan dunia kerja yang fokus pada pengembangan kewirausahaan, membangun ketahanan perusahaan, dan meningkatkan produktivitas. 

Adapun isu keempat, menyesuaikan perlindungan tenaga kerja dengan memberikan perlindungan yang efektif dan meningkatkan ketahanan bagi semua pekerja. 

"Delegasi EWG G20 akan membahas, mengidentifikasi, dan mengumpulkan tanggapan kebijakan yang diwujudkan ke dalam prinsip G20 untuk perlindungan tenaga kerja adaptif," pungkas Anwar Sanusi. (OL-7)

Baca Juga

Dok. Pertamina

Pendaftaran BBM Subsidi Lewat Website MyPertamina Khusus untuk Roda Empat

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 23:46 WIB
“60% masyarakat mampu atau yang masuk dalam golongan terkaya ini mengkonsumsi hampir 80% dari total konsumsi BBM...
Ist

Menuju Kelas Dunia, IPCC Terminal Kendaraan Luncurkan Logo Baru

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 23:12 WIB
Perjalanan itu kini membawa IPCC dalam posisi dari yang sebelumnya hanya sebagai Car Terminal Operator menuju Car Terminal...
Dok. Pribadi

Membangun Brand Bukan Hanya Sekedar Viral, Tapi Butuh Originalitas Untuk Bertahan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 23:07 WIB
Ian menegaskan, strategi viral marketing memang bisa membuka prospek, namun tidak bisa diimplementasikan untuk semua...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya