Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menegaskan dirinya mendaftarkan diri hanya untuk sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK, tidak untuk posisi lain.
Penekanan ini sebagai tanggapan atas ketidaksediaan dari opsi yang diberikan DPR, seandainya dia tidak terpilih pada jabatan yang dituju.
"Tentunya dalam konteks untuk penugasan, saya Insya Allah dipercaya fokus kepada ketua dewan komisioner OJK Bapak. Dengan kata lain tidak untuk posisi yang lain," kata Mahendra dalam uji kepatutan dan kelayakan anggota komisioner OJK di hadapan Komisi XI DPR RI, Rabu (6/4).
Dirinya juga menekankan sudah mendapat izin dari Menteri Luar Negeri dan Presiden untuk mengajukan diri ke Pansel sebagai calon Ketua OJK.
"(Maju) justru karena saya telah memperoleh izin. Maaf saya tidak elaborasi verba maupun prakteknya izin seperti apa. Sehingga kami bisa mendaftarkan dengan menyampaikan hal-hal tadi," kata Mahendra.
Baca juga: Pemilihan Komisioner Baru OJK, Rektor UI: Harus Yang Bisa Turun ke Lapangan
Menjawab keraguan DPR akan kapabilitasnya di sektor jasa keuangan, Mahendra menjelaskan dirinya merupakan wakil menteri keuangan pada saat pertama kali OJK dibentuk.
Secara efektif Mahendra juga menjabat menjadi ketua harian dari forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
"Sebenarnya pada saat-saat terakhir untuk penyusunan RUU waktu itu, saya pun hadir di komisi XI DPR RI," katanya.
"Saya paham sekali mandat, harapan, dan ekspektasi dari Komisi XI DPR serta masyarakat terhadap terbentuknya OJK. Ini merupakan tambahan motivasi saya bahwa masih besar ruang tersedia untuk untuk mencapai apa yang diharapkan," kata Mahendra.
Terkait dengan industri keuangan ataupun bisnis di sektor jasa keuangan, pada saat lembaga pembiayaan ekspor Indonesia (LPEI) atau juga dikenal dengan saat ini Indonesia eximbank dibentuk, Mahendra merupakan chairman dan CEO yang pertama.
Selain itu saat ini pun Mahendra adalah komisaris Utama PT SMI, perusahaan pembiayaan untuk infrastruktur, yang memerlukan penekanan besar dalam konteks jasa keuangan Indonesia, karena sifat dari pembiayaan infrastruktur jangka panjang selalu membutuhkan dana dalam tingkat bunga yang rendah dan berjangka panjang yang jarang atau belum tersedia banyak di dalam struktur keuangan di Indonesia
"Pada saat saya tidak menjabat di pemerintahan, saya pun menjadi komisaris independen di salah satu perusahaan asuransi," jelas Mahendra. (Try/OL-09)
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan eskalasi perang AS-Israel vs Iran di Timur Tengah telah mendorong sentimen risk off di pasar keuangan global.
Dana tersebut diindikasikan digunakan antara lain untuk kepentingan pribadi, pembayaran bunga deposito yang telah dicairkan tanpa sepengetahuan deposan
OJK menyerahkan Dirut SWAT berinisial SAS ke Kejaksaan Negeri Boyolali atas kasus manipulasi harga saham. Simak modus operandi dan kronologi lengkapnya di sini.
RATUSAN nasabah terlihat mendatangi Perumda BPR Bank Cirebon. Mereka menanyakan nasib uang yang sudah disimpan di perusahaan milik Pemda Kota Cirebon.
Mensesneg Prasetyo Hadi berharap panitia seleksi mampu menjaring pimpinan OJK yang kompeten dan memahami ekosistem jasa keuangan demi menjaga stabilitas pasar.
OJK menetapkan sanksi administratif dan/atau perintah tertulis kepada PT Repower Asia Indonesia Tbk, PT Multi Makmur Lemindo Tbk, serta pihak-pihak terkait.
INDONESIA menghadapi kenyataan yang tak nyaman: pertumbuhan ekonomi tidak otomatis menghadirkan kesejahteraan
Anggota Komisi VIII DPR RI Hasan Basri Agus mendukung imbauan Kemenlu untuk menunda sementara perjalanan umrah ke Arab Saudi demi keselamatan jamaah di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah.
Ketua Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Patijaya, menegaskan bahwa kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) perlu dievaluasi.
Hasbiallah Ilyas, meminta aparat penegak hukum transparan dalam penanganan kasus Fandi Ramadan, ABK Sea Dragon yang terancam hukuman mati dalam perkara 2 ton sabu.
Jaksa mendasarkan tuntutan mati karena Fandi dianggap bersalah tidak menolak atau memeriksa muatan kapal yang ternyata berisi sabu.
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menegaskan peradilan militer bukan ruang impunitas dalam sidang uji materi UU Peradilan Militer di Mahkamah Konstitusi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved