Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI Covid-19 yang terjadi sejak 2020 menimbulkan tantangan di banyak aspek, termasuk soal ketahanan pangan. Hal itu berkaitan dengan kebijakan pembatasan mobilitas yang dilakukan di banyak negara. Namun, upaya pemerintah dan petani di Indonesia dinilai sukses menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi.
Salah satu cara pemerintah menjaga ketahanan pangan adalah dengan mensosialisasikan Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 3 Tahun 2021 tentang Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) pada Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19. Dalam SE tersebut dijelaskan jika perusahaan industri tetap dapat beroperasional di tengah pembatasan yang berlaku.
Kesempatan itu pun diambil dengan baik oleh Mahakam Grup, sebagai perusahaan agrokimia atau industri pestisida yang termasuk dalam sektor kritikal. Mahakam yang berdiri sejak 2014 memproduksi berbagai macam formulasi pestisida, di antaranya herbisida, insektisida, fungsidia, dan zat pengatur tumbuh.
“Adanya Surat Edaran Menperin Nomor 3 Tahun 2021 ini, yang kemudian menjadi pegangan bagi Mahakam sejak awal pandemi Covid-19 hingga sekarang, agar tidak mundur dan terus berinovasi untuk memproduksi berbagai jenis pestisida yang memang dibutuhkan oleh para petani di lapangan,” ujar Hutama Halim Direktur PT Tiga Muara Emas Makmur (Mahakam Grup) dalam keterangannya.
Hingga saat ini, Mahakam telah mendaftarkan lebih dari 100 produk, yang kemudian sudah ada lebih dari 60 produk tersebar di distributor Mahakam yang berada hampir di seluruh Indonesia.
Baca juga : Impor Dibutuhkan Untuk Memberi Nilai Tambah Pada Produk Lokal
Tidak berhenti sampai di situ, pandemi Covid-19 pun menjadi titik balik bagi Mahakam Grup untuk menjangkau para petani yang mungkin terbatas dalam mengakses toko-toko pestisida. Dalam 1 tahun terakhir, Mahakam merambah memasarkan produk pestisida di platform e-commerce.
“Keterbatasan untuk menjangkau toko-toko pestisida di masa pandemi seperti ini membuat kami ingin memudahkan para petani untuk mendapatkan produk yang dibutuhkan. Untuk itu, Mahakam Agro Official hadir di beberapa E-commerce, seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, dan JD.ID, agar petani bisa mengakses dan mendapatkan produk yang dibutuhkan tanpa harus keluar rumah,” tutur Hutama Halim.
Tujuan itu akhirnya dapat terlaksana dengan kecanggihan teknologi dan Internet yang kini dapat diakses dengan mudah oleh siapapun. Para petani pun tidak harus kesulitan mencari pestisida di tengah pembatasan selama pandemi ini berlangsung.
“Harapan kami, kemajuan teknologi dan Internet akan terus memudahkan dan memajukan dunia pertanian di sektor manapun agar ketahanan pangan bisa terjaga dengan baik,” tutup Hutama Halim. (RO/OL-7)
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Regulasi ini nantinya tidak hanya menjamin kuantitas pangan, tetapi juga kualitas nutrisi yang diterima masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas dengan Australia
Berdasarkan Neraca Pangan, proyeksi hingga akhir Maret 2026, sejumlah komoditas utama menunjukkan ketersediaan yang jauh melampaui kebutuhan konsumsi Februari dan Maret 2026.
Festival yang dirangkai dengan berbagai lomba ini merupakan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas tangkapan ikan yang melimpah.
PT Pupuk Indonesia melalui anak usahanya, PT Pupuk Kalimantan Timur, meresmikan proyek Revamping Ammonia Pabrik-2 sebagai bagian dari program revitalisasi industri pupuk nasional.
Peneliti mengungkap mekanisme seluler yang membantu tanaman tetap tumbuh meski cuaca ekstrem. Temuan ini menjadi kunci masa depan ketahanan pangan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved