Kamis 24 Maret 2022, 12:20 WIB

Pemerintah Tetap Pertahankan HET Rp14.000 untuk Minyak Curah

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Pemerintah Tetap Pertahankan HET Rp14.000 untuk Minyak Curah

ANTARA/ANIS EFIZUDIN
Warga antre membeli minyak goreng curah di sebuah agen penjualan minyak goreng di Tamanagung, Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (24/3).

 

MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng tetap dipertahankan untuk minyak goreng curah.

"Pemerintah tetap menjaga yang Rp14.000 tapi dalam format curah dan kemudian format lain dalam bentuk keekonomian. Tadi saya lihat ada yang harganya Rp18.000 sampai Rp22.000 dalam bentuk kemasan," kata Menko Airlangga usai meninjau digitalisasi di Pasar Tomang Barat, Jakarta Barat, Kamis (24/3) seperti dilansir Antara.

Pencabutan HET Rp14.000 per liter untuk minyak goreng kemasan yang sebelumnya direncanakan berlaku hingga Juni, lanjutnya, disebabkan oleh sejumlah faktor yang salah satunya akibat ketegangan Rusia dan Ukraina.

"Tentu fluktuasi harga itu banyak ragamnya termasuk kemarin akibat ketegangan geopolitik di Rusia," jelasnya.

Terkait kelangkaan minyak curah yang dirasakan oleh masyarakat, Airlangga menuturkan bahwa pemerintah tengah dalam proses pendistribusian terutama untuk beberapa pasar di Jakarta.

Baca juga: Presiden Minta Koperasi Petani Sawit Produksi Minyak Goreng

Mengenai dampak kenaikan harga minyak goreng, ia memperkirakan tidak akan berdampak pada inflasi kuartal pertama 2022 karena transmisi dari kenaikan harga akan memakan waktu.

"Februari masih sangat rendah bahkan deflasi, jadi kita liat di Maret nanti seperti apa terutama menjelang Lebaran. Jadi kenaikan harga belum terlalu berimbas karena transmisinya memakan waktu yang dimonitor jelang Ramadan," ujarnya.

Adapun pada awal Januari lalu pemerintah mengambil kebijakan untuk menyediakan minyak goreng untuk masyarakat dengan harga Rp14.000 per liter. Kebijakan tersebut pada awalnya disiapkan untuk 6 bulan dan akan dievaluasi pada Mei.

Selama periode 6 bulan tersebut, pemerintah menyediakan 1,2 miliar liter minyak goreng yang membutuhkan anggaran untuk menutup selisih harga dan PPN sebesar Rp3,6 triliun.

"Ini di tingkat konsumen yang berlaku di seluruh Indonesia dan

ini disiapkan untuk 6 bulan ke depan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai melakukan Rapat Koordinasi Terbatas di Jakarta yang disaksikan secara daring, Rabu (5/1). (A-2)

Baca Juga

DOK situs web State Street.

Jelang Akhir Tahun, TECH Masuk ETF State Street

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 22:07 WIB
Saham PT IndoSterling Technomedia (TECH) berhasil masuk dalam Exchange Trade Fund (ETF) atau paket saham yang dikelola manajemen investasi...
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Suharso Monoarfa Mendapat Tugas Baru dari Presiden

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 21:35 WIB
Presiden Jokowi menunjuk Kepala Bappenas Suharso Monoarfa sebagai koordinator pelaksana pada Dewan Pengarah Nasional untuk pencapaian...
Antara

Mendag: Presiden Setuju Kucurkan Rp100 Triliun untuk Serap Produk Petani

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 25 September 2022, 21:23 WIB
Menurut Zulhas, sapaan karib Zulkifli Hasan, usulan itu dapat mendorong peningkatan kesejahteraan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya