Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan normalisasi kebijakan lewat penaikan Giro Wajib Minimum (GWM) tak akan mengganggu kondisi likuiditas perbankan.
Diperkirakan, likuiditas perbankan yang terserap akibat kenaikan GWM bakal mencapai Rp156 triliun pada 2022. "Jumlah itu berasal dari penyerapan likuiditas karena kenaikan GWM sebesar Rp193 triliun," ujar Perry dalam konferensi pers, Kamis (17/3).
Baca juga: BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan
"Pada saat yang sama, BI juga memberikan insentif penurunan GWM kepada bank yang menyalurkan kredit kepada 38 sektor prioritas, yaitu Rp37 triliun. Secara neto di 2022, kenaikan GWM menyerap likuiditas Rp156 triliun," imbuhnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan kenaikan GWM dilakukan bertahap oleh Bank Sentral. Hal itu juga diyakini tidak akan menggangu upaya perbankan dalam penyaluran kredit, maupun partisipasi dalam pembelian Surat Berharga Negara (SBN).
Baca juga: Softbank Cabut dari Proyek IKN, Luhut Bidik Investor dari Arab Saudi
Sebab, BI memperkirakan alat likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan masih akan tinggi di level 31,5% hingga akhir tahun. Angka itu jauh lebih tinggi dari kondisi rasio alat likuid per DPK 2019 yang hanya 21%.
"Kenaikan GWM tidak memengaruhi kemampuan perbankan menyalurkan kredit. Karena alat likuid per DPK di perbankan masih sangat tinggi," jelasnya.(OL-11)
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu menilai, upaya meminimalkan perbedaan pandangan menjadi penting di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi global.
PERDEBATAN tentang kecerdasan buatan kerap terjebak pada dua kutub ekstrem: optimisme teknologi yang nyaris tanpa syarat dan ketakutan apokaliptik yang berlebihan.
ANALIS komunikasi politik sekaligus pendiri KedaiKOPI, Hendri Satrio (Hensa), mengingatkan Danantara untuk segera membenahi strategi komunikasi publik dan kebijakan pengelolaan asetnya.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
PRAKTISI ekologi dari Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI), Maria Ratnaningsih menyoroti arah kebijakan pembangunan nasional yang dinilai semakin menjauh dari prinsip keberlanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved