Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa seiring berlanjutnya aksi beli oleh investor asing. IHSG ditutup menguat 74,21 poin atau 1,07 persen ke posisi 6.992,4.
Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 12,33 poin atau 1,23 persen ke posisi 1.013,61. "Berlanjutnya aksi beli investor asing di pasar reguler terutama pada saham sektor perbankan menjadi katalis positif bagi indeks hari ini," tulis Tim Riset Indo Premier Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Rabu (16/3).
Selain itu, menguatnya indeks saham utama di bursa Wall Street seiring lebih rendahnya data inflasi di tingkat produsen jika dibandingkan dengan ekspektasi. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan, indeks harga produsen (PPI) naik 0,8% (mom) pada Februari, lebih rendah dibandingkan konsensus 0,9% (mom).
Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif sampai penutupan bursa saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat. Sektor energi naik paling tinggi yaitu 2,03% diikuti keuangan dan barang konsumen primer masing-masing 1,57%.
Empat sektor terkoreksi. Sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 0,85% diikuti kesehatan dan properti real estat masing-masing minus 0,5% dan minus 0,46%.
Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp2,09 triliun. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp1,76 triliun.
Baca juga: Khawatir Pasokan Rusia, IEA Pangkas Prospek Permintaan Minyak
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.427.788 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22 miliar lembar saham senilai Rp15,27 triliun. Sebanyak 315 saham naik, 215 saham menurun, dan 152 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 415,53 poin atau 1,64% ke 25.762,01, indeks Hang Seng naik 1.672,42 poin atau 9,08% ke 20.0875, dan Straits Times meningkat 54,86 poin atau 1,7% ke 3.290,9. (Ant/OL-14)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya volatilitas harga minyak mentah di pasar global.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di sesi pagi.
Sikap risk-off investor disebabkan oleh eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, serta tingginya yield US Treasury akibat ekspektasi suku bunga The Fed yang tertahan tinggi.
RENCANA Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk menjadi pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pascademutualisasi menjadi perhatian serius DPR RI.
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong PT Bank Jakarta untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
Kenaikan harga ini terjadi di tengah sentimen positif sektor konsumsi protein, setelah MBG memproyeksikan peningkatan kebutuhan protein nasional.
PT Wasaida Putra Cakra tahun ini membangun dua rumah sakit baru, sehingga perusahaan itu sekarang mengelola empat rumah sakit yang berlokasi di Klaten, Bali, Cepu dan Jepara.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Public Expose Live pada 26-30 Agustus 2024. Sebanyak 44 perusahaan tercatat berpartisipasi dalam acara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved