Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung menyoroti maraknya kasus pinjaman online (pinjol) di Provinsi Sulawesi Selatan.
Ia mendorong Bank Negara Indonesia (BNI) serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) lainnya untuk membuat dan memiliki produk pinjaman yang accessible, lebih murah, mudah dan cepat agar masyarakat di Sulsel khususnya bisa mendapatkan pinjaman uang dengan mudah sehingga tidak terjerat pinjol.
Demikian disampaikan Martin usai memimpin pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI dengan Eselon 1 Kementerian Investasi/ BKPM, Eselon 1 Kementerian BUMN, Pimpinan PT BNI (Persero) Tbk Wilayah 07, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Makassar, Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Dirut Perum Perikanan Indonesia (Perindo) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (25/2).
“BNI harus lebih baik melakukan fungsinya terkait korporasi, terutama dalam pengembangan ekonomi di kawasan Indonesia Timur ini. Kita menyoroti peran BNI dalam melakukan edukasi untuk literasi keuangan karena kita mendapati di Sulawesi Selatan ini banyak juga kasus terkait pinjol," jelasnya.
"Jadi itu termasuk salah satu peran yang harus dilakukan oleh BNI, mungkin juga harus bersama-sama dengan Himbara lainnya seperti BRI, harus bisa memiliki produk-produk (untuk pinjaman) yang lebih murah, mudah dijangkau oleh masyarakat,” ungkap Martin.
Lebih lanjut, politisi Partai NasDem ini menuturkan bahwa Komisi VI DPR RI hendak mengkomunikasikan hal tersebut pada holding ultra mikro yang telah dibentuk oleh Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan menyarankan BUMN untuk dapat membuat diversifikasi produk pinjaman.
“Nah ini nanti mau kami connect-kan, juga mungkin ke holding ultra mikro yang sudah dibentuk oleh Kementrian BUMN. Dari sisi BUMN-nya sendiri harus membuat diversifikasi produk dan juga lebih mudah diakses masyarakat jadi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pinjaman lebih mudah, murah, cepat. Itu harus bisa disediakan oleh Himbara ini sehingga masyarakat tidak terjebak ke dalam pinjol,” pungkasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI Mufti A.N. Anam juga menyinggung persoalan masyarakat yang terjerat pinjol dan meminta BNI untuk mempermudah akses kredit kepada masyarakat yang memerlukan pinjaman uang sebagai kebutuhan hidup maupun usaha.
Menurutnya, dengan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI sebesar 6 persen tidak terlalu tinggi, namun cukup sulit diakses masyarakat. “Banyak masyarakat di daerah sekarang ini terjerat pinjol. Kita tahu suku bunga KUR BNI (sebesar) 6 persen iya, sangat murah tapi kalau susah untuk apa? Apa strategi BNI dalam mensiasati bagaimana rakyat bisa mengakses kredit seluas-luasnya?" tanyanya
"Dan harapan kami masyarakat yang perlu (uang) Rp2-3 juta untuk dapat dikasih. Jangan sepelekan rakyat kecil, mereka perlu dibantu, perlu didorong bagaimana mendapatkan kredit murah tapi dapat aksesnya mudah,” tandas politikus PDI-Perjuangan itu. (RO/OL-09)
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
ICXA merupakan ajang internasional yang memberikan apresiasi kepada organisasi dengan praktik terbaik dalam pengelolaan customer experience.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung langkah pebalap nasional Sean Gelael yang membuka persiapan musim balap 2026 dengan tampil di ajang Asian Le Mans Series (ALMS) 2025/26.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) berkomitmen menerapkan tata kelola dan budaya antikorupsi melalui partisipasi aktif pada puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025.
BNI mempertegas komitmennya dalam mendukung pemberdayaan kelompok disabilitas melalui sejumlah program sosial dan penguatan kapasitas usaha.
Playbook ini merupakan alat pendampingan strategis bagi pelaku industri sawit untuk memperkuat praktik keberlanjutan mereka di tengah dinamika regulasi global.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved