Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Adaro Energy Indonesia Tbk mencatat volume produksi batu bara 52,70 juta ton pada 2021. Hal ini sesuai target produksi yang ditetapkan 52-54 juta ton. Adapun volume penjualan batu bara tahun 2021 mencapai 51,58 juta ton.
Dalam laporan operasional kuartal 4 yang dikeluarkan perseroan, nisbah kupas 2021 hanya mencapai 4,15x, di bawah target yang ditetapkan 4,80x, akibat faktor cuaca yang kurang mendukung di sepanjang tahun, yang mempengaruhi aktivitas pengupasan lapisan penutup.
Adapun pada 2022 Adaro membidik produksi batu bara berada dikisaran 58 juta ton – 60 juta ton dengan nisbah kupas. 4,1x
Kondisi pasar batu bara termal tetap kuat namun fluktuatif pada 4Q21, menutup tahun yang secara umum lebih baik daripada yang diharapkan. China tetap menjadi faktor penentu yang utama bagi permintaan dan harga seaborne pada 4Q21. Namun, pada umumnya, perbaikan kegiatan ekonomi di beberapa negara berkat stimulus fiskal dan moneter serta pelonggaran terhadap pembatasan COVID, bersama dengan kekurangan suplai di pasar seaborne global, telah menyebabkan harga batu bara melonjak.
Harga batu bara tetap kuat pada 4Q21, dengan harga rata-rata batu bara Indonesia 5000 GAR dan 4200 GAR masing-masing melebihi AS$130/ton dan AS$90/ton. Kedua indeks mencatat peningkatan sekitar 30% dibandingkan 3Q21. Harga rata-rata FOB Newcastle 6000 NAR melebihi AS$180/ton, atau naik lebih dari AS$25/ton dari kuartal sebelumnya.
Wilayah Asia Tenggara dan Asia Timur menduduki posisi tertinggi untuk destinasi ekspor AEI, yang masing-masing mengambil porsi 20%. China meliputi 19% penjualan AEI di periode ini, sejalan dengan peningkatan permintaan negara tersebut terhadap batu bara Indonesia
Harga saham Adaro ditutup pada Rp2.250 pada akhir 2021, atau naik 57% dibandingkan harga penutupan Rp1.430 pada akhir tahun 2020. Kapitalisasi pasar AEI pada akhir 2021 mencapai AS$5 miliar, atau naik 52% dari AS$3,3 miliar pada akhir tahun 2020. Nilai perdagangan harian rata-rata saham AEI pada tahun 2021 tercatat sebesar AS$12 juta.
Pada akhir tahun 2021, total pemegang saham publik meliputi 34% dari total saham AEI. Dari pemegang saham publik, 51% adalah pemegang saham domestik sementara sisanya merupakan pemegang saham asing.
Sebagai informasi pada perdagangan Rabu (23/2) harga saham AEI diperdagangkan pada level Rp2.320 dengan potensi kenaikan terdekat menuju level Rp2.400. (RO/E-1)
Berdasarkan hasil audit 2023, realisasi skor tingkat kesehatan PT Len termasuk dalam kategori Sehat.
Di kuartal 1 2024, Perseroan sukses membukukan peningkatan pendapatan sebesar 14,6% menjadi Rp338,5 miliar, naik dari periode sama tahun sebelumnya.
Peningkatan kinerja segmen usaha dan pendapatan mampu mendongkrak laba bersih Perseroan sebesar Rp39 miliar pada tahun 2023.
Dengan total nasabah tertanggung mencapai 454.968 jiwa, BCA Life sukses memenuhi kewajibannya untuk membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp737,61 miliar.
Sepanjang 2023, Dewas telah menerima pengaduan masyarakat yang jumlahnya adalah berhubungan dengan etik 67 laporan dan yang bukan berhubungan dengan etik ada 82 laporan.
Kaleidoskop Telkom 2023, Transformasi Digital Majukan Masa Depan Indonesia.
Energi panas bumi yang dikelola PGE dipandang mampu menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung peningkatan bauran EBT nasional.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.
Kehadiran AIIR menjadi tonggak penting dalam dunia pasar modal Indonesia.
EMITEN manufaktur komponen otomotif, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) optimistis akan dapat meraih target penjualan sebesar Rp6 triliun pada 2025.
USAI lepas status suspend, saham PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) menembus batas auto rejection atas (ARA) selama enam hari berturut-turut. Investor
Rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk mengubah metode perhitungan free float saham di Indonesia perlu dikaji secara cermat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved