Jumat 11 Februari 2022, 21:02 WIB

Ternyata Token Kripto ASIX Milik Anang Baru Mau Didaftarkan ke Bappebti

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Ternyata Token Kripto ASIX Milik Anang Baru Mau Didaftarkan ke Bappebti

AFP/ JUSTIN TALLIS
Gambar ilustrasi yang diambil di London pada 30 Desember 2021, menunjukkan PsychoKitty NFT (Non-Fungible Token)

 

BADAN Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan menyatakan bahwa NFT (non-fungible token) milik penyanyi sekaligus pencipta lagu Anang Hermansyah, ASIX baru mau didaftarkan dalam transaksi aset kripto di Indonesia.

Padahal, token kripto ASIX tersebut sudah dirilis pada 27 Januari 2022 dan dibeli oleh sederet artis. Bappepti sebelumnya dalam sosial medianya sempat menyebut, token ASIX dilarang untuk diperdagangkan karena tidak termasuk dalam 229 aset kripto di Indonesia.

"Pada hari ini atas inisiatif dari tim token ASIX yang dihadiri Bapak Anang Hermansyah dan Ibu Ashanty telah bertemu dengan kami dan akan berkoordinasi untuk mendaftarkan token ASIX-nya," tulis akun @InfoBappebti, Jumat (11/2).

Bappebti pun mengingatkan bahwa bila token kripto itu jika mau diperdagangkan di dalam negeri harus didaftarkan kepada Bappebti untuk dilakukan penilaian. Penilaian itu sesuai ketentuan Peraturan Bappebti Nomor 7 Tahun 2020 dan Nomor 8 Tahun 2021.

Dengan mengikuti ketentuan itu, barulah token kripto tersebut layak untuk diperdagangkan dan dipastikan keamanan. Ketentuan Bappebti tersebut juga bertujuan untuk pengembangan aset kripto ke depan guna melindungi masyarakat yang mau berinvestasi di token kripto tersebut.

Baca juga: Aplikasi Pintu Menawarkan Menabung Aset Kripto dalam Bentuk Stablecoin

Terpisah, Anang Hermansyah pun angkat bicara. Dalam akun Instagram miliknya dia menjelaskan ASIX token belum bisa diperdagangkan di exchanger kripto Indonesia karena sedang dalam proses daftar ke Bapebti. Dengan demikian, saat ASIX token belum masuk ke daftar 229 aset kripto yang terdaftar di Indonesia.

"Perlu diketahui bersama bahwa perdagangan kripto itu ada dua cara, pertama melalui dex (dexentralize exchange) dan cex (centralize exchange), dan saat ini ASIX token hanya bisa diperjualbelikan di dex yang bernama PancakeSwap," tulisnya dalam akun @ananghijau.

Dia kemudian mengatakan, salah satu persyaratan untuk daftar di Bappebti adalah harus mencapai market cap peringkat 500 di market internasional. Menurutnya, adanya ASIX di PancakeSwap dianggap merupakan bagian dari proses pencapaian market cap tersebut.

"Buat yang belum paham, ASIX saat ini tersedia di PancakeSwap, bukan di exchanger Indonesia. Jadi, ASIX hanya bisa diakses dan dibeli dari Wallet Crypto," pungkasnya. (A-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

DPR Setujui PMN 2023 ke BUMN Senilai Rp69,82 Triliun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 04 Juli 2022, 19:01 WIB
Selain PMN tunai, Komisi VI juga menyetujui usulan PMN nontunai 2023 sebesar Rp838,4 miliar kepada PT Len Industri dan Rp2,6 triliun kepada...
Antara

IKN Nusantara akan Dilengkapi Bandara VVIP

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 04 Juli 2022, 16:36 WIB
Kementerian ATR/BPN bersama Bappenas pun melakukan survei lapangan untuk pembangunan bandara VVIP di kawasan IKN Nusantara, Kalimantan...
DOK Pribadi.

Ihatec Gandeng Lembaga Riset Jepang untuk Sosialisasi Produk Halal  

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 16:20 WIB
Kerja sama ini dilatarbelakangi karena meningkatnya jumlah perusahaan Jepang yang ingin mengekspor produknya ke...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya