Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, realisasi sementara APBN 2021 menunjukkan hal yang sangat positif. Hal ini terlihat dari beberapa capaian yang melebihi asumsi makro APBN 2021.
Seperti inflasi yang tercatat masih rendah di angka 1,87% dibandingkan asumsi makro yang diperkirakan mencapai 3%. Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika juga masih menguat Rp14.312 dibandingkan asumsi makro sebesar Rp14.600. Tingkat suku bunga SBN-10 tahun tercatat 6,35% dibandingkan asumsi makro sebesar 7,29%
Sementara itu, realisasi pertumbuhan ekonomi sementara diperkirakan akan mencapai 3,7%, di mana angka ini turun dibandingkan asumsi makro sebesar 5%, harga minyak mencapai 68,5 USD/barrel, naik dibandingkan asumsi makro yang sebesar 45 USD/barrel, lifting minyak rendah atau mencapai 662 rbph dibandingkan asumsi makro sebesar 705 rbph, dan lifting gas mencapai 982 rbsmph dari asumsi makro sebesar 1.007 rbsmph.
"Dengan asumsi makro yang mengalami defiasi ini, APBN 2021 ini kita lihat sangat positif," ungkap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers: Realisasi (Sementara) Pelaksanaan APBN 2021 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (3/1).
Baca juga : Awal 2022, Pertamina Mengebor Enam Sumur Pengembangan
Lebih lanjut, sampai dengan 31 Desember 2021, pendapatan negara berhasil mencapai Rp2.003,1 triliun atau melebihi target semula yang sebesar Rp1.743,6 triliun. Secara rinci, pendapatan negara ini terdiri dari penerimaan pajak sebesar Rp1.277,5 triliun, kepabeanan Rp269 triliun, dan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Rp452 triliun.
Sementara itu, belanja negara juga dikatakan masih cukup kuat dan masih terjadi ekspansi, di mana belanja negara mencapai Rp2.786,8 triliun atau melebihi target semula sebesar Rp2.750 triiliun.
"Belanja negara kita keep growing. BPP (Belanja Pemerintah Pusat) mencapai Rp2.001 triliun, di mana terdiri dari belanja K/L Rp1.189,1 triliun dan belanja non K/L Rp812 triliun. Sementara itu, TKDD (Transfer Ke Daerah dan Dana Desa) stabil Rp785,7 triliun," kata Sri Mulyani.
"Keseimbangan primer APBN 2021 sendiri mencapai Rp440,2 triliun serta defisit APBN 2021 sendiri hanya mencapai 4,65% atau lebih kecil dibandingkan desain defisit APBN 2021 yang sebesar 5,70%," pungkasnya. (OL-7)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Tidak semua rumah akan diganti atapnya, karena program ini hanya menyasar rumah-rumah yang masih menggunakan atap seng untuk kemudian diganti dengan genteng berbahan batuan.
urbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran yang digunakan untuk iuran 1 miliar dolar AS untuk keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza bisa diambil dari apbn
Hingga akhir tahun 2025, penerimaan pajak baru mencapai 87,6% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Karena coretax berjalan belum sesuai perencanaan awal. Sehingga hal ini justru menyebabkan penerimaan pajak tersendat.
Sri Mulyani dikenal luas sebagai salah satu Menteri Keuangan terbaik Indonesia dengan masa jabatan terlama, sekaligus sosok perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut.
Posisi Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan berakhir pada 8 September 2025 setelah reshuffle Presiden Prabowo. Kepergiannya diwarnai kontroversi. Simak rangkuman isu yang mengemuka.
Blavatnik School of Government (BSG) Oxford menjadi sorotan. Kenali misi BSG, program prestisius Distinguished Public Service Fellow, serta deretan tokoh global yang pernah mengajar.
Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government, University of Oxford. Ini Profilnya.
Purbaya sudah membuka penyelewengan. Kini, menjadi tugas penegak hukum menindaklanjuti. Maukah mereka?
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memotong anggaran transfer ke daerah (TKD) dan dinilai lebih baik dari Sri Mulyani
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved