Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA 2021, perekonomian nasional menunjukkan capaian yang sangat baik. Di tengah pandemi covid-19, beragam angka-angka positif dan peningkatan-peningkatan kinerja bisa diraih.
Salah satunya adalah neraca dagang. Kementerian Perdagangan mencatat, tahun lalu, Indonesia menikmati surplus hingga US$34,4 miliar.
"Dalam 19 bulan kita surplus terus. Belum pernah kita mengalami hal seperti ini sebelumnya," ujar Presiden Joko Widodo di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/1).
Baca juga: Presiden Apresiasi Ombudsman atas Penilaian Terhadap Penyelenggara Pelayanan Pubik
Surplus neraca dagang utamanya didorong oleh kenaikan ekspor yang sangat signifikan yakni 49,7% secara tahunan.
Lonjakan tersebut dipicu oleh tingginya penjualan komoditas-komoditas olahan yang pada tahun-tahun sebelumnya hanya dijual secara mentah.
"Dulu ekspor nikel kita setahun hanya US$2 miliar. Tahun lalu saya lihat hampir US$21 miliar. Keberanian kita menghentikan ekspor barang mentah itu kelihatan hasilnya," jelas mantan wali kota Solo itu.
Di luar sektor perniagaan, Indonesia juga mengalami penguatan dari sektor konsumsi.
Keyakinan konsumen pada November berada di level 118,5, naik dari capaian Maret 2021 yang baru di angka 113,8.
Purchasing Manucafture Index nasional juga melesat ke level 53,9. Nilai itu bahkan melebihi raihan ketika pandemi belum muncul yakni 51.
"Kita harus optimistis melihat angka-angka seperti. Belum lagi konsumsi listrik yang juga bertumbuh. Angka-angka seperti ini harus ktlita lihat," ucap Jokowi.
Oleh karena itu, kepala negara pun mengajak seluruh elemen bangsa menatap 2022 dengan penuh semangat dan harapan.
Semua capaian positif yang telah dikantongi selama 2021 harus bisa dipertahankan dan ditingkakan pada tahun ini.
"Meski kita tahu masih akan ada banyak tantangan yang akan kita hadapi, mulai dari Omikron, inflasi, tappering off, kontainer hilang di mana-mana, kelangkaan energi, saya meyakini dengan semangat kerja keras bersama, semua tantangan itu akan kita lalui dengan baik," tandas Jokowi. (OL-1)
Mensesneg Prasetyo Hadi berharap panitia seleksi mampu menjaring pimpinan OJK yang kompeten dan memahami ekosistem jasa keuangan demi menjaga stabilitas pasar.
Moody’s menahan rating Indonesia di Baa2. Pemerintah klaim ekonomi dan fiskal tetap kuat, defisit terjaga, Danantara dan MBG jadi tumpuan investasi.
Ia menambahkan, pertumbuhan sektor riil bahkan melampaui laju pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga menopang kinerja ekonomi secara keseluruhan.
Genpro berkomitmen menciptakan ekosistem pengusaha yang tidak hanya naik kelas secara finansial.
Pemerintah menyatakan perekonomian Indonesia sepanjang 2025 tetap menunjukkan ketahanan dan kinerja yang solid meskipun dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi global.
Sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi menjadi pendorong utama pertumbuhan investasi sepanjang tahun berjalan, disusul sektor jasa lainnya serta perdagangan dan reparasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved