Jumat 24 Desember 2021, 14:30 WIB

Rachmat Gobel Minta Pemerintah Segera Berantas Forex ‘Nakal’

mediaindonesia.com | Ekonomi
Rachmat Gobel Minta Pemerintah Segera Berantas Forex ‘Nakal’

Ist/DPR
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) Rachmat Gobel.

 

WAKIL Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) Rachmat Gobel meminta pemerintah dan aparat penegak hukum segera memberantas perdagangan valuta asing (forex/foreign exchange) ‘nakal’ yang bergerak di daerah-daerah dan menyusahkan masyarakat.

Gobel menyatakan, perdagangan valuta asing berpotensi melemahkan ketahanan nasional yang dapat memiskinkan masyarakat.

Demikian disampaikan Gobel usai hadir dalam sosialisasi Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) di Gorontalo, Rabu (22/12/2021) yang diselenggarakan Bank Indonesia.

"Saya telah mendapat banyak laporan terkait maraknya perdagangan valuta asing nakal di daerah-daerah yang menjanjikan keuntungan tinggi berkisar 20-40 persen dari uang yang disetorkan ke pialang," ujar Gobel.

Terkait hal itu, politikus Partai NasDem tersebut kembali menegaskan agar pemerintah dan aparat penegak hukum menangkap jaringan forex ‘nakal’ yang bergerak di daerah-daerah.

Mengingat, tandas Gobel, hal tersebut sama saja dengan sabotase terhadap ekonomi nasional dan program pemerintah. Maka, usul Gobel, para pelaku perdagangan valuta asing (forex/foreign exchange) nakal itu harus dihukum seberat-beratnya.

Gobel mengimbau masyarakat agar jangan mudah tergiur oleh iming-iming dan harapan palsu yang menjanjikan keuntungan tinggi.

"Carilah uang dengan cara berkeringat. Bukan bertelur uang yang ujungnya menyengsarakan rakyat. Mari berdagang yang konkret-konkret saja seperti bertani, beternak, atau membuat usaha rumahan. Asal ditekuni dengan sungguh-sungguh dan dengan cara yang benar nanti juga akan besar,” pungkas Gobel.

Seperti diketahui, broker forex 'nakal' memanfaatkan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai modus yang seharusnya untuk memberantas kemiskinan dan membangun pemerataan ekonomi dengan bunga rendah.

Para pedagang forex 'nakal' menggunakan modus membantu masyarakat mendapatkan KUR. Mereka umumnya petani, pedagang kecil, dan pelaku UKM. Setelah KUR cair, uangnya mereka ambil untuk bisnis forex yang kemudian dibawa kabur. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Erick Janji Terus Fasilitasi Pasokan BBM & Pembiayaan untuk Nelayan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 16 Mei 2022, 13:28 WIB
Menteri BUMN menggaransi pihaknya akan memprioritaskan pembiayaan bagi...
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Pasca-Insiden, Kilang Balikpapan Pastikan Produksi BBM Aman

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 16 Mei 2022, 13:17 WIB
Pasca-flash di Plant 5 yang merupakan salah satu unit di area Kilang Balikpapan, Pertamina memastikan produksi BBM tetap berjalan sehingga...
Ist

PB HMI Apresiasi Pemerintah dan Polri dalam Tangani Lalu Lintas Lebaran

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 16 Mei 2022, 12:35 WIB
Pemerintah Indonesia memiliki kinerja yang baik dalam penanganan dan penyelenggaraan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1443...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya