Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Angkasa Pura II atau AP II menerima fasilitas supplier financing atau pembiayaan modal dari Bank Mandiri sebanyak Rp400 miliar. Pendanaan tersebut untuk pengembangan dan pembangunan infrastruktur kebandarudaraan.
Bank Mandiri memberikan fasilitas pembiayaan lewat PT Wijaya Karya Tbk atau Wika, selaku kontraktor empat proyek di bandara-bandara yang dikelola AP II. Melalui supplier financing, bank BUMN itu terlebih dahulu akan melakukan pembayaran sesuai tenggat atas tagihan dari Wika selaku kontraktor.
"Kolaborasi ini menjadi solusi bagaimana menjaga agar pengembangan infrastruktur kebandarudaraan dapat tetap dilakukan untuk mendorong pemulihan industri penerbangan," kata Director of Finance & Risk Management of AP II Wiweko Probojakti dalam keterangannya, Kamis (23/12).
Adapun proyek yang mendapat fasilitas supplier financing Bank Mandiri adalah pembangunan hotel domestik di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, jasa konstruksi lanjutan pekerjaan aksesibilitas, pelebaran dan perpanjangan runway Bandara Banyuwangi dan perluasa gedung Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
“Kerja sama ini mendukung kinerja AP II dalam menjaga konektivitas penerbangan di Indonesia melalui 20 bandara yang dikelola perseroan," ungkapnya.
Sementara, Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Susana Indah K. Indriati menuturkan, fasilitas yang diberikan Bank Mandiri ini dapat membantu pemulihan bagi pelaku usaha di bidang kebandarudaraan beserta seluruh ekosistemnya.
“Ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri untuk secara berkelanjutan mendukung kinerja keuangan dan pemulihan PT Angkasa Pura II yang menjadi salah satu airport operator yang berperan penting terhadap konektivitas dan peningkatan promosi pariwisata di Indonesia," terangnya.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Ade Wahyu mengatakan kerja sama supplier financing ini dapat memastikan pengembangan dan pembangunan infrastruktur di bandara AP II dapat terus berlanjut.
“Kerja sama ini juga memberikan kepastian pembayaran kepada Wika,” pungkasnya. (OL-12)
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
Meningkatnya kasus kekerasan dalam penagihan utang oleh debt collector menjadi peringatan keras bagi industri pembiayaan nasional.
Setiap pukul tiga dini hari, saat banyak remaja masih tertidur, Jeni Adilasari sudah memulai harinya di rumah sederhana di Bojonegoro.
PT Bank Danamon Indonesia dan PT Adira Dinamika Multi Finance kembali hadir dalam ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS) 2026
ACC Mobile Branch tidak hanya memberikan kemudahan dan efisiensi, tetapi juga berperan sebagai sarana edukasi pembiayaan.
Unit Layanan Modal Mikro (Ulamm) milik PT Permodalan Nasional Madani (PNM) merupakan layanan pembiayaan yang dirancang khusus untuk membantu pelaku usaha mikro dan kecil.
Bank Mandiri 12.900 unit ATM/CRM serta 322.000 mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia guna mendukung kelancaran transaksi nasabah.
Laporan keuangan bulanan (bank only) dari Bank Mandiri Januari 2026 mencatat realisasi kredit perseroan tumbuh 15,62% secara tahunan (year on year) menjadi Rp1.511,4 triliun.
Bank Mandiri catat laba 2025 Rp56,3 triliun, lampaui konsensus. Analis rekomendasikan beli saham BMRI dengan target harga hingga Rp6.400. Didukung kredit tumbuh 13%
Sejalan dengan akselerasi ekonomi tersebut, Bank Mandiri turut konsisten mempertahankan fundamental keuangan solid sepanjang 2025.
Komitmen Menggerakan Perekonomian Nasional
Bank Mandiri melihat pameran ini sebagai sarana untuk memberikan literasi keuangan kepada pengunjung dan tenant yang ada
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved