Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK peretas yang terkait dengan Iran menyerang tujuh sasaran Israel selama 24 jam minggu ini. Hal tersebut disampaikan suatu perusahaan keamanan siber Israel. Ini menjadi episode terbaru perang siber antarnegara yang bersaing itu.
"Target serangan oleh kelompok yang disebut Charming Kitten termasuk pemerintah dan sektor bisnis Israel," kata Check Point yang berbasis di Tel Aviv dalam suatu pernyataan Rabu (15/12) malam, tanpa memberikan rincian. "Check Point telah memblokir serangan ini, karena kami menyaksikan komunikasi antara server yang digunakan oleh kelompok ini dan target di Israel," kata perusahaan tersebut.
"Laporan kami dalam 48 jam terakhir membuktikan bahwa kelompok peretas kriminal dan aktor negara terlibat dalam eksplorasi kerentanan ini." Tuduhan perang dunia maya antara Iran dan Israel telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Israel telah disalahkan atas serangkaian serangan siber terhadap infrastruktur Iran, termasuk sistem distribusi bahan bakar negara itu pada Oktober. Kelompok peretas lain yang konon terkait Iran yang disebut Black Shadow mengklaim serangan siber pada Oktober di penyedia layanan internet Israel.
Salah satu target dalam insiden itu yakni situs kencan LGBTQ terbesar di Israel. Para peretas menuntut pembayaran uang tebusan di bawah ancaman merilis informasi pribadi yang sensitif, seperti status HIV pengguna situs tersebut.
Israel, yang menyebut dirinya sebagai pemimpin dalam keamanan dunia maya, pekan lalu mengadakan permainan perang keuangan dunia maya internasional, menurut kementerian keuangan. Peserta termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Emirat Arab yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel tahun lalu.
Peserta lain ialah Jerman, Swiss, dan Dana Moneter Internasional, kata kementerian itu dalam suatu pernyataan. Latihan tersebut, yang digambarkan Israel sebagai yang pertama dari jenisnya, dirancang untuk menyimulasikan serangan keuangan dunia maya internasional.
Baca juga: IHR Soroti Belasan Wanita Iran Dieksekusi Mati Tahun Ini
Kepala ekonom di kementerian keuangan Israel, Shira Greenberg, mengatakan latihan itu menunjukkan pentingnya tindakan global terkoordinasi oleh pemerintah bersama dengan bank sentral dalam menghadapi ancaman keuangan dunia maya. (AFP/OL-14)
Ancaman-ancaman ini sering kali memanfaatkan teknik untuk menghindari filter email dan solusi keamanan lainnya, yang menggarisbawahi perlunya peningkatan kewaspadaan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tak lazim dengan merekrut peretas dalam negeri untuk memperkuat sistem Coretax.
BIRO Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat mengabari salah satu pengacara presiden terpilih Donald Trump bahwa teleponnya telah disadap peretas Tiongkok.
DUA warga negara Sudan menghadapi dakwaan karena menjalankan kelompok peretas komputer gerilya yang berusaha menyatakan perang siber terhadap Amerika Serikat.
Polda Metro Jaya menangkap tersangka berinisial SH (28) yang melakukan peretasan server pulsa provider Smartfren yang merugikan perusahaan tersebut hingga Rp350 juta.
Spear phishing melibatkan pesan yang sangat dipersonalisasi termasuk rincian spesifik tentang target, sehingga membuatnya tampak lebih kredibel.
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengakui ribuan orang tewas dalam aksi protes anti-pemerintah. Ia menuding campur tangan AS dan Donald Trump sebagai pemicu kekerasan.
Presiden Iran Pezeshkian mengeklaim AS & Israel adalah dalang kerusuhan.
Otoritas Iran mengeklaim telah menahan 3.000 orang. Di sisi lain, David Barnea (Mossad) bertemu utusan Donald Trump bahas serangan militer.
Situasi di berbagai kota besar Iran dilaporkan sunyi senyap menyusul tindakan keras mematikan dari otoritas keamanan setempat yang berhasil meredam gelombang protes besar.
Gelombang protes yang mengguncang Iran sejak akhir Desember mencatatkan rekor kelam sebagai kerusuhan paling mematikan dalam sejarah pemerintahan negara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved