Kamis 09 Desember 2021, 17:22 WIB

Menkeu: Tema G20 Jangan Hanya Jadi Jargon Saja, Tapi Tanggung Jawab Bersama

 Despian Nurhidayat | Ekonomi
Menkeu: Tema G20 Jangan Hanya Jadi Jargon Saja, Tapi Tanggung Jawab Bersama

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat menghadiri saat Opening Ceremony Presidensi G20 Indonesia 2022 di Jakarta, Rabu (1/12).

 

MENTERI Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berharap forum G20 yang memiliki tema "Recover Together, Recover Stronger" tidak hanya menjadi sekadar jargon saja, tapi juga dapat menjadi tanggung jawab bersama untuk direalisasikan.

“Tapi benar-benar memotivasi kita semua, kalian semua. Kita semua di sini untuk dapat bekerja sama bersama dan saya sangat optimis dan saya berharap Anda semua juga akan memiliki semangat yang sama,” ungkapnya dalam Seminar Finance and Central Bank Deputies (FCBD) Meeting di Nusa Dua, Bali, Kamis (9/12).

Sri Mulyani menambahkan bahwa forum G20 tidak hanya soal komunitas, tapi menurutnya yang paling penting adalah aksi kebijakan yang dapat membangun kepercayaan bagi dunia.

“Untuk melihat bahwa kelompok negara ini yang terkena dampak 80% dari PDB global ini dapat berdiskusi dan menyepakati arah pemulihan kebijakan,” ujar Sri Mulyani.

Dia pun berharap forum G20 dapat dijadikan tempat berdiskusi lebih runtut, terbuka, transparan sehingga dapat dicapai hasil yang terbaik.

Sri Mulyani bilang pandemi masih menjadi tantangan utama karena berdampak pada mayoritas ekonomi global, perdagangan dan juga invetasi.

“Kita masih menghadapi situasi yang menantang. Kita masih di pandemi covid-19. Ini akan masih menjadi faktor yang mempengaruhi pemulihan ekonomi global,” ucapnya.

Selain covid-19, tantangan lain yang dihadapi dunia, khususnya Indonesia adalah dari kebijakan lingkungan yang menurutnya jauh lebih kompleks pada sisi makro. Hal itu karena dari sisi fiskal semakin sempit dan sisi moneter juga menantang di beberapa bagian dunia.

“Di mana pemulihan dibarengi dengan tingkat inflasi yang tinggi kemudian menciptakan situasi yang tidak sinkron bagi kita semua. Kadang kita harus mengetatkan kebijakan, sementara yang lain masih perlu dukungan dan melonggarkan instrumen kebijakan mereka,” kata Sri Mulyani.

“Komplekstitas ini akan jadi salah satu diskusi paling penting di bagain pertama G20 ini. Bagaimana kita bisa menyinkronkan situasi,” pungkasnya. (Des/OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Airlangga Tegaskan Dana PEN Bukan untuk Pembangunan Ibu Kota Negara

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 14:08 WIB
Sebelumnya Menkeu Sri Mulyani mengatakan ingin menggunakan anggaran PEN dalam pos penguatan ekonomi untuk pembangunan...
DOK Pribadi.

Restock.id Salurkan Dana Rp750 Miliar untuk UKM

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 13:40 WIB
Salah satu success story UKM yang dibiayai oleh Restock.id yakni Erigo Store yang digawangi Muhammad...
 ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Mobilitas Masyarakat Mendorong Uang Beredar Meningkat di Desember 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 12:56 WIB
Bank Indonesia mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) pada Desember 2021 sebesar Rp7.867,1...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya