Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JIKA jitu memanfaatkan teknologi terkini, setiap pengusaha pasti akan mudah memasarkan produknya. Itu lah yang dilakukan Hiasan Dinding Kayu (HDK), merek hiasan dinding berhasil menggunakan marketplace sebagai tempat untuk menjual produknya hingga pasar internasional.
Perusahaan asal Pagelaran Ciomas, Bogor, Jawa Barat yang berdiri sejak Juni 2018 itu mampu mencapai omzet Rp400 juta hingga Rp500 juta setiap bulannya. Produksi rata-rata 1.500 unit.
"Produk HDK merupakan hiasan-hiasan dinding yang terbuat dari kayu sesuai dengan namaya. Beberapa di antaranya ada ornamen-ornamen kayu serta hiasan dinding gantung berbagai motif, bentuk dan gambar," jelas Muhamad Lutfi selaku Owner HDK dalam keterangan resminya, Senin (22/11).
"Kami aktif memasarkan produk HDK melalui beberapa marketplace seperti Shopee, Tokopedia hingga Lazada. Lewat marketplace ini juga banyak konsumen dari mancanegara yang pesan," imbuhnya.
Tidak hanya berupa gambar, produk HDK juga tersedia dalam tulisan motivasi dan pemandangan alam yang juga cocok untuk jadi hiasan di dalam rumah. Saat ini, hiasan dinding memang menjadi tren dekorasi rumah yang banyak disukai karena lebih praktis dan murah.
Lutfi mengatakan, HDK membuat hiasan dinding dan berbagai ornamen dengan sistem laser cutting gambar ke bahan kayu langsung. Teknik itu membuat produk HDK memiliki kualitas yang tak diragukan.
Baca juga: Sirkuit Mandalika Diharapkan Bisa Naikkan Kelas UMKM NTB
Ditambah lagi, untuk mengurangi human error, 70% pengerjaan produk sudah menggunakan mesin. Sebanyak 30% sisanya yang merupakan proses packaging, menggunakan cara manual.
"Karena kami juga menerapkan quality control yang ketat jadi tetap ada tahap manualnya. Sebelum packing semua produk akan kami QC dulu untuk memastikan kesesuaian," papar Lutfi.
Meski sebagian besar prosesnya menggunakan mesin, Lutfi menegaskan pihaknya selalu memperhatikan detail dari produk yang dibuat. Maka dari itu proses manual juga menjadi tak kalah penting.
Selain produk ornamen dan hiasan dinding ready stok, HDK juga melayani pemesanan secara custom. Pesanan custom dikerjakan dalam waktu 2 hari, sedangkan produk ready stok setiap hari produksi.
Ditanyai soal hambatan proses produksi, Lutfi mengaku tak menemui kesulitan berarti. Hanya saja pada beberapa produk custom membutuhkan waktu lebih lama ketimbang produk general yang ready stok.
Harga yang dipatok HDK juga tak mahal, mulai dari Rp10 ribu sampai Rp120 ribu. Harga tergantung pada besar kecil barang yang dipesan.
Lutfi Berharap, HDK bisa berkembang lebih besar lagi sehingga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.
"Harapannya semoga bisa lebih besar bisnis HDK ini dan memberi pekerjaan untuk para pencari kerja yang kesulitan terutama di masa pandemi ini," tutup Lutfi. (R-3)
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved