Senin 22 November 2021, 18:30 WIB

HDK Sukses Tembus Pasar Nasional dan Mancanegara

Budi Ernanto | Ekonomi
HDK Sukses Tembus Pasar Nasional dan Mancanegara

DOK IST
Contoh produk Hiasan Dinding Kayu (HDK).

 

 JIKA jitu memanfaatkan teknologi terkini, setiap pengusaha pasti akan mudah memasarkan produknya. Itu lah yang dilakukan Hiasan Dinding Kayu (HDK), merek hiasan dinding berhasil menggunakan marketplace sebagai tempat untuk menjual produknya hingga pasar internasional.

Perusahaan asal Pagelaran Ciomas, Bogor, Jawa Barat yang berdiri sejak Juni 2018 itu mampu mencapai omzet Rp400 juta hingga Rp500 juta setiap bulannya. Produksi rata-rata 1.500 unit.

"Produk HDK merupakan hiasan-hiasan dinding yang terbuat dari kayu sesuai dengan namaya. Beberapa di antaranya ada ornamen-ornamen kayu serta hiasan dinding gantung berbagai motif, bentuk dan gambar," jelas Muhamad Lutfi selaku Owner HDK dalam keterangan resminya, Senin (22/11).

"Kami aktif memasarkan produk HDK melalui beberapa marketplace seperti Shopee, Tokopedia hingga Lazada. Lewat marketplace ini juga banyak konsumen dari mancanegara yang pesan," imbuhnya.

Tidak hanya berupa gambar, produk HDK juga tersedia dalam tulisan motivasi dan pemandangan alam yang juga cocok untuk jadi hiasan di dalam rumah. Saat ini, hiasan dinding memang menjadi tren dekorasi rumah yang banyak disukai karena lebih praktis dan murah. 

Lutfi mengatakan, HDK membuat hiasan dinding dan berbagai ornamen dengan sistem laser cutting gambar ke bahan kayu langsung. Teknik itu membuat produk HDK memiliki kualitas yang tak diragukan.

Baca juga: Sirkuit Mandalika Diharapkan Bisa Naikkan Kelas UMKM NTB

Ditambah lagi, untuk mengurangi human error, 70% pengerjaan produk sudah menggunakan mesin. Sebanyak 30% sisanya yang merupakan proses packaging, menggunakan cara manual. 

"Karena kami juga menerapkan quality control yang ketat jadi tetap ada tahap manualnya. Sebelum packing semua produk akan kami QC dulu untuk memastikan kesesuaian," papar Lutfi. 

Meski sebagian besar prosesnya menggunakan mesin, Lutfi menegaskan pihaknya selalu memperhatikan detail dari produk yang dibuat. Maka dari itu proses manual juga menjadi tak kalah penting.

Selain produk ornamen dan hiasan dinding ready stok, HDK juga melayani pemesanan secara custom. Pesanan custom dikerjakan dalam waktu 2 hari, sedangkan produk ready stok setiap hari produksi. 

Ditanyai soal hambatan proses produksi, Lutfi mengaku tak menemui kesulitan berarti. Hanya saja pada beberapa produk custom membutuhkan waktu lebih lama ketimbang produk general yang ready stok. 

Harga yang dipatok HDK juga tak mahal, mulai dari Rp10 ribu sampai Rp120 ribu. Harga tergantung pada besar kecil barang yang dipesan. 
Lutfi Berharap, HDK bisa berkembang lebih besar lagi sehingga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. 

"Harapannya semoga bisa lebih besar bisnis HDK ini dan memberi pekerjaan untuk para pencari kerja yang kesulitan terutama di masa pandemi ini," tutup Lutfi. (R-3)

Baca Juga

Antara

RI Capai Swasembada Beras, FAO Ucapkan Selamat

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 16:15 WIB
Bagi FAO, prestasi yang dicapai Indonesia tidak mudah. Mengingat, krisis global tengah melanda akibat efek domino perang Rusia-Ukraina,...
BPMI Setpres

Jokowi Optimistis Indonesia Segera Swasembada Jagung

👤Andhika Prasetyo 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 15:18 WIB
"Tujuh tahun lalu kita impor jagung besar-besaran sampe 3,5 juta ton. Sekarang hanya 800 ribu. Ini lompatan yang sangat besar,"...
Ist/Kementan

Dunia Internasional Akui Tiga Tahun Indonesia Swasembada Beras

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 15:13 WIB
Pengharagaan Indonesia mencapai swasembada beras diterima langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya