Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KATA siapa ibu rumah tangga tidak bisa membantu suami menghasilkan uang? Selain bisa mengerjakan pekerjaan rumah tangga, ibu rumah tangga juga bisa mengelola usaha kecil-kecilan yang hasilnya lumayan loh untuk menambah keuangan keluarga. Apa saja sih usaha rumahan yang bisa dilakukan dengan modal yang terjangkau?
1. Menjadi dropship
Berbeda dengan reseller, usaha dropship tidak membutuhkan modal materi. Dengan teknologi yang semakin canggih membantu usaha dropship ini menjadi mudah, Anda hanya perlu ponsel dan paket internet saja.
Baca juga: Pengusaha Indonesia Ikut Terlibat dalam Pekan Kewirausahaan Global di Arizona
Dropship artinya sistem penjualan dengan penjual atau dropshipper hanya perlu memasarkan dan menjual barang milik pihak lain tanpa perlu membelinya terlebih dahulu (menyetok barang).
2. Berjualan makanan
Usaha ini sangat membantu bagi yang memiliki skill dan ketertarikan di bidang makanan/tata boga.
Sekarang ini banyak sekali makanan-makanan dengan berbagai macam variasi atau sering kita dengar dengan makanan kekinian. Biasanya, hal-hal yang booming inilah menjadi kesempatan besar bagi para pengusaha untuk mencari pelanggan. Contohnya saja es kepal milo, sate taichan, salad buah, ataupun salad sayur .
3. Membuka jasa les
Membuka jasa les sangat besar peluangnya untuk menambah pemasukan,. Jika jadwal Anda padat, atur saja waktunya missal membuka jasa les dengan kapasitas waktu 2 jam per hari. Biasanya peluang yang banyak diminati dalam usaha ini adalah les matematika, les mengaji, dan les bahasa inggis.
4. Menjual bucket snack
Sekarang ini bucket snack sedang viral di kalangan mahasiswa. Biasanya tradisi memberi bucket snack ini dilakukan pascasidang wisuda. Anda bisa belajar membuat bucket untuk usaha ini melalui youtube. Harga bucket snack ini mulai dari Rp30 ribu atau tergantung pada permintaan pembeli.
5. Budidaya tanaman hias
Ayo siapa memiliki ketertarikan dengan budidaya tanaman? Ternyata skill budidaya tanaman ini bisa dijadikan peluang usaha loh, apalagi di saat pandemi.
Bercocok tanam menjadi kegiatan alternatif bagi banyak orang untuk mengisi waktu luang. Karenanya, hal ini menjadikan kesempatan besar untuk membuka usaha. (OL-1)
FCU terlibat langsung dalam proses pengembangan bisnis para partner, mulai dari perumusan strategi, positioning merek, hingga kesiapan menghadapi klien berskala besar.
BEAST 2025 mempertemukan perusahaan kreatif lokal dengan perusahaan internasional guna membuka potensi kerja sama bisnis dan kolaborasi studio lintas negara.
Kemenekraf memperkuat jejaring industri kreatif Indonesia ke pasar global melalui JAFF Market 2025. Acara ini menghadirkan 10 IP unggulan serta membuka peluang investasi
Menteri Ekraf Teuku Riefky juga menyoroti potensi besar generasi muda Tanah Datar yang tampil memukau dalam rangkaian acara tersebut.
Dengan mengusung tema 'Feel The Art, Hold The Expression, and Live The Creation, Foom dan Never Too Lavish juga memperkenalkan kolaborasi produk edisi khusus, Lavish Silver.
Pembahasan RUU Hak Cipta di Badan Legislasi (Baleg) DPR membuka kembali kebutuhan mendesak akan membuka regulasi yang lebih adil bagi pelaku industri kreatif.
Karya kreatif perlu dibangun melalui proses nyata, bukan sekadar tugas akademik, agar menghasilkan output relevan bagi masyarakat dan ekosistem daerah.
Melalui kolaborasi ini, Prasetiya Mulya dipercaya untuk memberikan pendampingan dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif bagi pelaku UMKM di 12 desa yang ada di 12 kecamatan terpilih.
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Selain menjadi pusat operasional regional, kantor pusat ini pun dirancang untuk menampung berbagai aktivitas korporasi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kontribusi PDB sektor ini pada 2024 sebesar Rp1.611,2 triliun atau 7,28% dari PDB nasional melebihi pertumbuhan PDB nasional 5,03%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved