Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, perekonomian Indonesia diperkirakan tumbuh di angka 4,0% di 2021. Perkiraan itu berada dalam rentang proyeksi pemerintah di kisaran 3,7% hingga 4,5%.
"Pertumbuhan ekonomi di keseluruhan tahun pertumbuhannya diperkirakan 4,0%, di mana kinerja di triwulan IV tetap akan berpotensi rebound namun mungkin lebih normal dan rebalancing," ujarnya dalam konferensi pers APBN secara virtual, Senin (25/10).
Pertumbuhan ekonomi di 2021 itu memperhitungkan berbagai faktor internal dan eksternal. Varian delta covid-19 yang merebak di awal Juli hingga Agustus, pembatasan mobilitas, hingga gejolak yang terjadi di beberapa negara menjadi faktor hitungan pemerintah.
Baca juga: Menkeu Proyeksikan Ekonomi Triwulan III-2021 Tumbuh 4,3 Persen
Sri Mulyani menambahkan, pertumbuhan 2021 itu juga didasari pada melambatnya perekonomian di triwulan III yang diprediksi akan tumbuh 4,3%. Angka itu lebih rendah dari pertumbuhan triwulan II yang tercatat 7,07%.
Melambatnya ekonomi di triwulan III disebabkan merebaknya varian delta covid-19 pada Juli hingga Agustus dan diikuti dengan pembatasan mobilitas secara ketat. Namun kinerja ekonomi Indonesia di 2021 dikatakan jauh lebih baik ketimbang realisasi di 2020.
Kendati membaik, Sri Mulyani menuturkan, tekanan global yang berdampak pada ekonomi Indonesia masih belum mereda. Beberapa isu global yang memberi tekanan ialah rencana tapering oleh The Federal Reserve.
Kondisi tersebut mendorong terjadinya kenaikan yield US Treasury dan memberikan sentimen negatif terhadap negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. "Ini akan mempengaruhi capital outflow emerging market. SBN kita pada September lalu mengalami outflow Rp18,7 triliun," ujar Sri Mulyani. (OL-4)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved