Jumat 22 Oktober 2021, 18:25 WIB

Riset : 74,5 % Konsumen Lebih Banyak Berbelanja Online Daripada Offline 

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Riset : 74,5 % Konsumen Lebih Banyak Berbelanja Online Daripada Offline 

Ilustrasi
Ilustrasi toko online

 

PERUSAHAAN e-commerce enabler SIRCLO bersama Katadata Insight Center merilis laporan tentang lansekap perkembangan e-commerce di Indonesia. Laporan ini berjudul “Navigating Indonesia’s E-Commerce: Omnichannel as the Future of Retail". 

Penemuan utama dari laporan tersebut adalah bahwa pandemi Covid-19 telah mengakselerasi pertumbuhan industri e-commerce di Indonesia dan meningkatkan konsumsi masyarakat di platform digital. 

Momentum pandemi membuat hampir semua pemenuhan kebutuhan pokok dan berbagai kegiatan lainnya dialihkan melalui layanan digital. Masyarakat pun kini dinilai semakin bergantung dengan produk dan layanan yang dihadirkan melalui platform digital, termasuk perilaku konsumen yang semakin mendorong ke berbelanja secara online. 

Riset yang dilakukan oleh SIRCLO dengan Katadata Insight Center (KIC) tersebut menunjukkan bahwa pandemi membuat 17,5% konsumen offline mulai mencoba berbelanja secara online. Adapun ragam kanal penjualan yang digunakan oleh konsumen untuk berbelanja online, diantaranya marketplace, media sosial dan website. 

Konsumen yang memilih untuk berbelanja online secara eksklusif meningkat dari 11% sebelum pandemi menjadi 25,5% di awal 2021. Menariknya, 74,5% konsumen yang tetap berbelanja secara offline dan online di masa pandemi lebih banyak berbelanja online. 

Berkembangnya industri e-commerce di tanah air dan semakin majunya teknologi, pada akhirnya membuat pelaku bisnis harus kian adaptif menerapkan berbagai strategi untuk bisnis mereka. Saat ini, konsumen bisa dengan mudah mencari tahu dengan detail mengenai suatu produk melalui berbagai platform. Perilaku konsumen seperti ini jelas akan berpengaruh pada bisnis, khususnya bisnis online. 

Baca juga : Menkominfo: TKDN Perangkat 4G dan 5G Naik Jadi 35%

Brian menegaskan, di situlah peranan omnichannel semakin penting. Omnichannel, atau model bisnis lintas channel, dapat menghubungkan operasional bisnis online dan offline milik brand dalam satu ekosistem yang terintegrasi, serta memungkinkan brand untuk menciptakan pengalaman berbelanja yang seamless bagi konsumen. 

Hal ini dikarenakan strategi omnichannel berfokus pada keseluruhan pengalaman konsumen dan tidak terbatas pada satu kanal. 

"Strategi omnichannel juga dapat membantu brand untuk menciptakan sebuah sinergi antara setiap kanal penjualan mereka yang pada akhirnya dapat memperluas jangkauan di berbagai kanal penjualan online dan mampu menaikkan traffic transaksi," ujar Brian Marshal, Founder dan CEO SIRCLO. 

Temuan-temuan riset itu akan dikupas lebih dalam lagi pada diskusi panel “Mendukung Adaptasi Digital melalui Strategi Omnichannel” yang diadakan SIRCLO dan Katadata pada Rabu (27/10). Turut hadir dalam diskusi panel ini adalah Brian Marshal (Founder dan CEO SIRCLO), Triawan Munaf (Komisaris SIRCLO), M. Rudy Salahuddin (Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM), dan Adek Media Roza (Kepala Katadata Insight Center). 

"SIRCLO mengadakan panel diskusi ini dengan harapan agar seluruh stakeholders yang bersinggungan dengan ekonomi digital, mulai dari pelaku e-commerce dan ekosistem pendukungnya, hingga pemangku kebijakan, bisa mendapatkan wawasan yang bermanfaat untuk strategi bisnis mereka. Solusi omnichannel adalah masa depan e-commerce, sehingga sangat penting untuk kita semua pelaku industri agar bersama-sama memiliki wawasan yang terdepan mengenai hal ini," tukas Brian. 

Selain lewat platform zoom, panel diskusi itu juga bisa disaksikan secara langsung lewat kanal Youtube Katadata. (RO/OL-7)

Baca Juga

DOK BP BATAM

Wakil Kepala BP Batam Terima Kunjungan Kerja Civil Service College Singapore

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 23 Mei 2022, 08:32 WIB
Mark Low menyampaikan tujuan dari kunjungan kerja Civil Service College Singapore (CSC) ke BP Batam untuk mempererat hubungan baik antara...
MI/HO

Menko Perekonomian Bertemu CEO Qualcomm Bahas Peluang Investasi Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 23 Mei 2022, 07:40 WIB
Menko Airlangga menyampaikan perbaikan ekonomi pascapandemi menjadi peluang untuk mentransformasi perekonomian dan berbagai aktivitas...
DOK Pribadi.

Appnindo Minta Insentif untuk Rokok Elektrik seperti Mobil Listrik

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 23 Mei 2022, 07:10 WIB
Cukai vape sistem tertutup (closed system) lebih tinggi 13 kali lipat dari sistem terbuka (open system), meski sama-sama menggunakan likuid...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya