Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo menuturkan, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) akan segera diaudit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Hal ini terkait adanya pembengkakan biaya (cost overrun) hingga US$1,9 miliar atau sekitar Rp27 triliun pada proyek tersebut.
Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021, PT Kereta Api Indonesia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi pemimpin konsorsium Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).
"Potensi cost overrun dikisaran antara US$1,3 miliar hingga US$1,9 miliar (Rp18-27 triliun). Saat ini masih tahapan perhitungan. Nanti akan dilakukan audit oleh BPKP," kata Didiek kepada Media Indonesia, Jumat (15/10).
Dengan demikian, jumlah pembengkakan itu belum final, hingga ada perhitungan dari BPKP. Dirut KAI menjelaskan, pelaksanaan audit itu memang sudah tercantum dalam Perpres 93/2021. Dalam pasal 5 poin C disebutkan Menteri BUMN Erick Thohir akan menelaah hasil reviu BPKP dan menyampaikan kepada komite yang dipimpinMenteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Luhut bersama Erick membahas bersama hasil reviu BPKP dan kemudian menunjuk konsultan independen untuk melakukan kajian dan memberikan masukan untuk penyusunan struktur pendanaan dalam rangka menyelesaikan cost overrun.
Baca juga : Pembengkakan Anggaran Kereta Cepat Tidak Rasional, BPK Diminta Audit
Didiek kemudian menyebut sumber utama masalah pembengkakan biaya proyek KCJB itu. "Masalah pembebasan lahan jadi salah satunya," ucapnya
Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh membenarkan soal audit tersebut. Namun, pihaknya masih belum melakukan tindakan tersebut.
Sebelumnya, Corporate Secretary PT KCIC Mirza Soraya mengungkapkan, cost overrun KCJB itu berasal dari biaya-biaya pembangunan yang tidak terduga. Misalnya, biaya pengadaan lahan dan pengerjaan relokasi fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos).
"Karena saat melakukan pengadaan lahan dan relokasi fasos-fasum ada hal-hal yang di tidak terprediksi saat perencanaan disusun, dan ditemui saat pembangunan berlangsung," ujarnya kepada wartawan beberapa waktu lalu," ujarnya (OL-7)
BPKP memang melakukan reviu atas aksi korporasi ASDP pada 2021 setelah diminta oleh perusahaan pelat merah tersebut.
Saksi itu adalah Direktur MBK Natalia Ghozali. Budi enggan memerinci informasi yang diulik auditor BPKP kepada Natalia.
TERSANGKA kasus impor gula Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong, menagih salinan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menjadi dasar dari proses hukum
WAKIL Kepala BPKP Agustina Arumsari dan suaminya memberikan pecahan uang kuno kepada Presiden Prabowo Subianto. Momen tersebut terjadi stelah pelantikan Arumsari
PAKAR hukum pidana Universitas Mataram, Ufran Trisa menilai kerugian ekologis dan kerugian negara sebesar Rp300 triliun dalam dalam kasus timah perlu dibuktikan lebih jauh.
KPK sudah berkoordinasi dengan BPKP untuk menindaklanjuti permintaan penghitungan kerugian negara dalam kasus itu, sejak lama.
Penjualan tiket Whoosh diprediksi akan terus bertambah dan diperkirakan dapat melampaui 23 ribu penumpang hingga malam nanti, seiring tingginya mobilitas saat libur Natal 2025.
lembaga negara didesak menindaklanjuti dugaan mark up proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung atau Whoosh yang sebelumnya diungkapkan oleh mantan Menko Polhukam Mahfud MD.
GENERAL Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa turut buka suara menjawab pernyataan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal proyek Whoosh.
KPK menegaskan tetap melanjutkan penyelidikan dugaan korupsi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh meski Presiden Prabowo Subianto tanggung jawab utang Whoosh
Presiden Prabowo Subianto meminta publik tak perlu cemas dan khawatir mengenai permasalahan utang dari proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) Whoosh
MANTAN Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), M Praswad Nugraha, meminta penanganan kasus dugaan korupsi kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh, transparan dan independen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved