Selasa 12 Oktober 2021, 17:25 WIB

Cegah KKN, Holding Perkebunan Nusantara Terapkan Manajemen Antisuap

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Cegah KKN, Holding Perkebunan Nusantara Terapkan Manajemen Antisuap

MI/Rudi Kurniawansyah
Suasana di area perkebunan milik PTPN VIII. Holding perkebunan nusantara menerapkan GCG.

 

SEBAGAI wujud keseriusan perseroan untuk memperbaiki Good Corporate Governance (GCG) dalam proses bisnis dan aktivitas usahanya, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berkomitmen  menegakkan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan Implementasi  Whistleblowing System (WBS) Terintegrasi di PTPN Group yang bersinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Corporate Secretary Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Imelda Alini Pohan menjelaskan komitmen tersebut merupakan wujud penerapan budaya integritas dan  pengendalian gratifikasi guna memperkuat tata kelola perusahaan yang baik berdasarkan  prinsip GCG. Selain itu, dukungan manajemen untuk membantu pemenuhan kepatuhan hukum dan komitmen terhadap tata nilai perusahaan yakni sinergi, integritas, dan profesional. 

Kebijakan antipenyuapan terintegrasi yang telah diterapkan oleh PTPN Group, jelas Imelda, diharapkan dapat membantu perusahaan menghindari atau mengurangi biaya, risiko  dan kerugian yang disebabkan penyuapan, memberantas korupsi, mempromosikan kepercayaan dan keyakinan dalam penanganan bisnis, serta meningkatkan reputasi 
perusahaan. 

“PTPN Group dikelola dengan menerapkan nilai-nilai utama akhlak dan profesionalisme  sejalan dengan arahan Menteri BUMN. Kami juga menyediakan ruang untuk menyampaikan keluhan dan pengaduan melalui Whistleblowing System di website milik Holding Perkebunan Nusantara serta mulai diterapkan melalui aplikasi online untuk seluruh PTPN Group pada akhir Desember 2020. Hal ini dilakukan untuk memastikan terlaksananya tata kelola  perusahaan yang baik,” kata Imelda di Jakarta, Rabu (11/10). 

Ia menjelaskan dengan adanya WBS yang dapat diakses publik secara transparan, masyarakat dapat menyampaikan pengaduan sehingga akan  langsung ditanggapi dan ditindaklanjuti oleh manajemen. 

Selain itu, perseroan juga menyiapkan rencana aksi atau program-program berkelanjutan  baik untuk pengendalian gratifikasi, monitoring dan evaluasi periodik sistem Manajemen Anti Penyuapan, serta Implementasi Aplikasi Audit Management System berbasis Teknologi Informasi integritas yang dilakukan oleh tim Satuan Pengawas Internal. 

Apalagi, menurutnya, saat ini Kepada Divisi SPI Holding PTPN III berasal dari pejabat di lingkungan KPK. 

“Saat ini perseroan terus menyosialisasikan Fungsi Satuan Pengawasan Intern (SPI) Sistem Manajemen untuk antisipasi penyuapan kepada seluruh karyawan di lingkungan PTPN Group. Hal ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam  mengimplementasikan budaya anti suap, menjaga integritas karyawan, serta meningkatkan reputasi perusahaan." (RO/E-1)

Baca Juga

ANTARA/Adeng Bustomi

PKS Tuntut Pemerintah Lindungi Petani Ayam Petelur

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 09:19 WIB
Harga telur yang rendah membuat peternak tidak mendapat untung. Harga telur dari petani hanya Rp18 ribu atau sesuai biaya...
Dok. Pribadi

Presiden Apresiasi Perusahaan Berkinerja Ekspor Baik 

👤Andhika Prasetyo 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 22:30 WIB
“Saya menyampaikan selamat kepada para eksportir Indonesia penerima penghargaan Primaniyarta. Bapak ibu telah membantu percepatan...
Antara

Kementerian Perindustrian dan Pemprov Jabar Bawa Industri Halal hingga Ekonomi Kreatif ke Dubai Ekspo

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 22:28 WIB
Pememprov turut meramaikan Paviliun Indonesia dengan memamerkan produk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya