Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
STRATEGIC Transformation Expert Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia Willem Makaliwe mengatakan berdasarkan penelitian timnya, didapatkan temuan dari 702 perusahaan yang terdapat pasar modal Indonesia, kinerja selama 2020, sebanyak 60,4% masih mencatatkan laba, dan 34,19% di antaranya menunjukan perolehan laba yang meningkat sepanjang tahun pandemi.
Pencatatan laba itu terjadi di kala secara makro pertumbuhan ekonomi mencatatkan minus 2,07% di tahun 2020.
"Emiten Indonesia masih banyak yang mampu meraup laba, bahkan meningkatkan laba," kata Willem, dalam Bincang sore Perkembangan Terkini Korporasi Terbuka 2020-Semester 1 2021, Rabu (6/10).
Dominasi bursa Indonesia berasal dari sektor perdagangan, layanan jasa dan investasi, sebesar 25% atau sebanyak 175 perusahaan. Dari 699 perusahaan dengan data keuangan 2020 yang lengkap, tercatat 31,04% mampu meningkatkan pendapatan di tahun 2020.
Sedangkan di 2019, terdapat 547 perusahaan yang meraup laba, dan 398 emiten atau 72,76% dari perusahaan yang mencatat laba di 2019, konsisten kembali laba di tahun 2020, dan 27,24% atau 149 emiten mengalami rugi di 2020. Lalu dari 20 perusahaan BUMN Terbuka, sebanyak 75% mencatatkan laba di tahun 2020.
Baca juga : Kejar Microsoft dan Apple, Valuasi Saudi Aramco Tembus US$2 Triliun
"Sebaliknya, perusahaan yang rugi di 2019 sebanyak 155 emiten, dan sebanyak 83,23% atau 129 emiten kembali merugi di tahun 2020. Hanya 16,77% atau 26 perusahaan yang mampu membalikan menjadi laba di 2020. Jadi memang kerugiannya tidak selalu karena pandemi, lebih karena sejak tahun sebelum pandemi, perusahaan itu sudah mengalami rugi," jelas Willem.
Kemudian dari sisi aset, tetap didominasi 51% dari sektor perbankan dan keuangan lainnya. Lalu ada 38 emiten yang pendapatannya meningkat lebih dari 50% di masa pandemi 2020, lalu 36 emiten naik pendapatannya pada kisaran 25-50%, dan yang pendapatannya naik di bawah 25% tapi masih tumbuh positif ada 163 emiten.
Perusahaan yang pendapatannya turun namun tidak merugi ada 230-an emiten.
"Dari kinerja emiten ini, diketahui ekonomi keuangan secara nasional minus 2,07% di 2020. Namun tenyata sektor pertanian positif di saat sektor-sektor lain terkontraksi," kata Willem. (OL-7)
Dirinya cukup memahami perhitungan dunia bisnis, berdasarkan pengalamannya. Sehingga, Ia meminta Bank Jakarta meningkatkan nominal laba yang ditargetkan.
Capaian impresif ini membuktikan ketangguhan Jamkrida Jabar dalam menavigasi bisnis di tengah dinamika ekonomi nasional yang menantang.
PT Jasaraharja Putera menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Laporan Keuangan (RUPS LK) untuk Tahun Buku 2024.
SUB Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV menyebut capaian komoditas non core (bukan inti) teh dan karet meraih laba positif untuk pertama kali sejak 1996.
BSI mencatat, penyaluran pembiayaan pada semua segmen tumbuh positif di mana segmen wholesale tumbuh 17,27% yoy, retail tumbuh 14,92% yoy, dan konsumer tumbuh 16,08% yoy.
Bird mencatatkan kinerja positif di kuartal pertama 2025 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp1,30 triliun atau meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
DALAM rangka memperkuat penetrasi pasar dan memaksimalkan potensi pembiayaan di wilayah Jawa Barat, PT Shinhan Indo Finance (SIF) mengoptimalkan kembali operasional Kantor Cabang Bandung.
Dalam rancangan awal, kewajiban ini akan menyasar perusahaan dengan skala besar, yakni yang memiliki jumlah karyawan minimal 2.000 orang.
Melalui sistem Unified User, hambatan administrasi dalam proses rekrutmen diminimalisir.
MEREK perawatan kulit asal Korea Selatan, Innisfree, menutup seluruh gerai fisiknya di Indonesia. Perusahaan tetap melayani konsumen melalui penguatan kanal digital dan retailer resmi.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
PERUSAHAAN harus mampu menjalankan dua mesin secara paralel yaitu menjaga bisnis inti tetap optimal sambil terus melakukan langkah-langkah inovasi terobosan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved