Selasa 05 Oktober 2021, 23:21 WIB

Ceko Beli Sistem Pertahanan Udara Israel Senilai Rp9 Triliun

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Ceko Beli Sistem Pertahanan Udara Israel Senilai Rp9 Triliun

AFP/Michal Cizek.
Menteri Pertahanan Ceko Lubomir Metnar (kiri) dan Menhan Prancis Florence Parly meninjau penjaga kehormatan di Praha, Kamis (30/9).

 

REPUBLIK Ceko menandatangani kesepakatan dengan Israel pada Selasa (5/10) untuk membeli empat set sistem pertahanan udara jarak pendek, Spyder, pada 2026 untuk menggantikan senjata usang buatan Soviet. Negara itu akan membayar 13,7 miliar krona Ceko (US$630 juta atau sekitar Rp9 triliun) untuk sistem yang dibuat oleh perusahaan milik negara Israel, Rafael.

Pembelian itu dilakukan sebagai bagian dari upaya Republik Ceko untuk meningkatkan peralatan militernya, Ini sekaligus meningkatkan hubungan dengan Israel yang sudah menjadi sekutu dekat.

"Para ahli militer memilih Spyder sebagai sistem yang paling cocok setelah menilai sembilan sistem," kata Menteri Pertahanan Ceko Lubomir Metnar dalam suatu pernyataan. "Dengan itu, Republik Ceko mendapatkan teknologi paling mutakhir yang diuji dalam pertempuran, apalagi dengan jaminan penuh dari Israel berdasarkan kesepakatan antarpemerintah," tambahnya.

Perusahaan Ceko akan memasok barang dan jasa sebesar 38% dari nilai kontrak. "Ini perjanjian strategis dengan negara anggota NATO yang akan menciptakan peluang kerja di kedua negara," kata Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz dalam suatu pernyataan.

Kepala Eksekutif Rafael, Yoav Har-Even, memuji kesepakatan itu sebagai perjanjian pertahanan udara pertama perusahaannya dengan negara NATO. "Perjanjian itu juga mencakup kontrak pemeliharaan untuk dua dekade ke depan serta produksi lokal sebagai dua tren dari Rafael yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir," tambahnya.

Baca juga: Iran Desak PBB Kutuk Serangan Teroris Israel ke Situs Nuklirnya

Metnar mengatakan sebelumnya pembelian itu merupakan langkah untuk menyingkirkan sistem buatan Soviet dari 1970-an yang tidak sesuai dengan standar pertahanan udara saat ini. Republik Ceko bergabung dengan NATO pada 1999, 10 tahun setelah bekas Cekoslowakia menumbangkan rezim komunis totaliter yang telah berkuasa selama empat dekade. (AFP/OL-14)

Baca Juga

Antara

Optimistis PT Krakatau Steel tak Bangkrut, Ini Respons Komisaris PT KSI ke Erick Thohir

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Desember 2021, 20:35 WIB
Sebagai aset strategis, lanjutnya, seharusnya KS diperlakukan dengan strategis...
Dok. Ipsos

Survei : Konsumen Temukan Kemudahan Berbelanja Online Dibanding Pergi ke Toko

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Senin 06 Desember 2021, 20:26 WIB
Dari 25 negara yang disurvei, Indonesia menunjukkan persentase tertinggi dari preferensi kemudahan berbelanja daring...
Ist

KPPU Dukung Upaya Pemerintah Stabilkan Perekonomian

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Desember 2021, 20:24 WIB
KPPU terus melakukan koordinasi dengan pihak kementerian maupun stakeholder terkait dengan pengawasan harga bahan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya