Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Ceko Petr Pavel mengumumkan akan melantik miliarder Andrej Babis sebagai perdana menteri pada Selasa, 9 Desember pukul 09.00 waktu setempat. Keputusan ini disampaikan setelah Babis berkomitmen menyelesaikan konflik kepentingan terkait kepemilikannya atas konglomerat besar Agrofert.
“Saya memutuskan untuk melantiknya sebagai perdana menteri pada Selasa, 9 Desember, pukul 9 pagi,” tulis Pavel di platform X. Ia menambahkan langkah ini merupakan bentuk pengakuan atas hasil pemilu umum dan kemajuan pembicaraan pembentukan koalisi.
Partai Babis, ANO, meraih kursi terbanyak dalam pemilu Oktober lalu dan membentuk koalisi dengan Partai SPD berhaluan kanan jauh serta Partai Motorists yang euroskeptik. Koalisi ini menguasai 108 dari 200 kursi parlemen.
Sebelum penunjukan resmi, Pavel mendesak Babis menyelesaikan konflik kepentingan akibat kepemilikannya atas Agrofert, perusahaan besar di sektor makanan dan kimia. Babis, yang sebelumnya menjabat perdana menteri pada 2017-2021, menyatakan akan menyerahkan Agrofert kepada seorang administrator independen. Sementara hak kepemilikan penuh akan diwariskan kepada anak-anaknya setelah ia meninggal.
Pavel menyebut penjelasan tersebut “dapat dipahami”. Ia menegaskan tidak berada dalam posisi untuk menyelidikinya lebih jauh. Sesuai konstitusi, ia akan menunjuk seluruh anggota kabinet setelah pelantikan perdana menteri.
Namun proses pembentukan kabinet menghadapi sorotan, terutama terkait calon menteri lingkungan hidup dari Partai Motorists, Filip Turek. Ia sedang diselidiki atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga dan pemerkosaan setelah laporan dari mantan pacarnya. Turek sebelumnya juga diperiksa terkait dugaan kepemilikan benda-benda Nazi dan memberikan salam Nazi, meski kasus tersebut telah dihentikan.
Pavel, yang dijadwalkan bertemu Turek pada Senin, sebelumnya menyatakan ia akan menghadapi “masalah” bila harus menunjuknya sebagai menteri.
Koalisi baru pimpinan Babis ini akan menggantikan pemerintahan pusat-kanan sebelumnya di negara anggota Uni Eropa dan NATO yang berpenduduk lebih dari 10 juta jiwa. Babis, yang menurut Forbes termasuk dalam tujuh orang terkaya di Ceko, saat ini juga menghadapi persidangan terkait dugaan penipuan subsidi Uni Eropa. Ia membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya kampanye pencemaran nama baik. (AFP/Z-2)
Pavel juga menekankan ancaman yang ditimbulkan Rusia terhadap dunia yang lebih luas di tengah ancaman Moskow yang melakukan agresi terhadap Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved