Sabtu 02 Oktober 2021, 17:45 WIB

Citra Koperasi Harus Modern bukan hanya Wadah Orang Tua

Dhika Kusuma Winata | Ekonomi
Citra Koperasi Harus Modern bukan hanya Wadah Orang Tua

Antara/Irwansyah Putra.
Pekerja menata berbagai produk UMKM yang juga dipasarkan secara daring atau digital di Pusaka Sauvenir, Peunayong, Banda Aceh, Aceh.

 

KOPERASI dinilai memiliki peran strategis untuk peningkatan ekonomi dan pengembangan UMKM. Agar dapat terus mengoptimalkan peran strategis itu, koperasi dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, salah satunya melalui transformasi digital.

"Sudah saatnya koperasi mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan melakukan transformasi digital. Saudara-saudara harus mengubah citra koperasi menjadi modern baik dalam pengelolaan usaha, pelayanan anggota, serta akses pembiayaan," kata Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin saat meresmikan forum Koperasi Modern, UMKM Tangguh, dan Pariwisata Bangkit secara virtual di kediamannya di Jakarta, Sabtu (2/10).

Wapres menyampaikan pemerintah berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur telekomunikasi dan informasi untuk transformasi digital termasuk demi menyokong koperasi. Di sisi lain, Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan terbentuknya 100 koperasi modern dan berbasis digital tahun ini.

Wapres berharap geliat koperasi serta UMKM turut mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional saat ini. Karena itu, Wapres berpesan agar koperasi dan seluruh pelaku UMKM bersinergi untuk terus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. "Saya berharap seluruh koperasi dan pelaku UMKM dapat terus berusaha dan mampu bangkit untuk menggerakan kegiatan ekonomi masyarakat guna mendukung pemulihan ekonomi nasional," ujar Wapres.

Menurut Ketua Umum Koperasi Sekunder Nasari Sentra UMKM, Sahala Panggabean, saat ini koperasi masih memiliki citra kuno sering kali dianggap hanya sebagai wadah orang tua berkumpul. Untuk itu, ia menilai transformasi koperasi menjadi modern merupakan keniscayaan saat ini.

Sahala juga melihat terjadinya tiga disrupsi secara bersamaan saat ini yakni disrupsi digital, disrupsi akibat pandemi covid-19, dan disrupsi milenial merupakan tantangan yang perlu dijawab koperasi. "Rebranding koperasi modern itulah yang menjadi tantangan terbesar dalam perkembangan koperasi Indonesia. Bersama kita harus buktikan bahwa koperasi itu keren, koperasi itu bisa berbasis teknologi, dan koperasi bisa digemari generasi milenial," ujar Sahala.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan koperasi harus terus meningkatkan layanan yang diberikan kepada anggotanya dan masyarakat luas, salah satunya dengan melakukan transformasi digital. Harapannya, koperasi dapat mengubah citra jadul atau ketinggalan zaman menjadi terdepan.

"Di tengah pandemi covid-19, koperasi diharapkan dapat terus kreatif dan responsif dalam menjalankan bisnis usahanya. Melalui modernisasi koperasi dengan memanfaatkan teknologi digital menjadi salah satu strategi inovasi untuk mencapai efisiensi dan aktivitas layanan koperasi tanpa harus meninggalkan jati diri koperasi," ungkap Teten. (OL-14)

Baca Juga

DOK Sinar Mas Land.

Beri Insentif untuk Akselerasi Pemberdayaan Energi Baru dan Terbarukan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 11:12 WIB
Elektrifikasi, pembangkitan berbasis energi terbarukan, dan efisiensi energi merupakan pilar utama transisi...
MI/Palce Amalo

Kadin NTT Indonesia Bahas Peluang Investasi dengan CCI Timor Leste

👤Palce Amalo 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 10:50 WIB
KADIN Nusa Tenggara Timur, RI dan CCI Timor Leste membahas peluang investasi yang bisa direalasisikan yang saling...
dok.pribadi

Jaro Ade Apresiasi Pemerintah, Masyarakat Boleh Mudik

👤mediaidonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 10:40 WIB
ADANYA pergerakan pemudik kedesa tentu memberikan stimulan ekonomi dan membantu menghidupkan geliat usaha kecil dan menengah didesa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya