Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KOPERASI Konsumen Kana menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di XXI Lounge, Ciputra World Surabaya, Jawa Timur. Dengan mengangkat tema Dari Koperasi Menjadi Korporasi untuk Rakyat, RAT ini menjadi momentum penting bagi Kana untuk menegaskan arah transformasi organisasi dan usaha menuju koperasi lebih kuat, modern, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Ketua Koperasi Konsumen Kana Jonathan Danang Wardhana menyampaikan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Kana mencatat pertumbuhan yang signifikan. Di antaranya, jumlah anggota meningkat dari 44 orang pada 2023 menjadi 100 orang pada 2024, dan mencapai 207 orang pada 2025. Adapun kapasitas produksi gula merah naik dari 15 ton per hari pada 2023 menjadi 50 ton per hari pada 2024 dan 70 ton per hari pada 2025.
Melalui Program Koperasi Manis, Kana juga menjalin kerja sama dengan sekitar 300 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada 2025.
Jonathan mengatakan pertumbuhan tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat posisi Kana sebagai koperasi yang siap berkembang lebih jauh.
“Pertumbuhan Kana dalam dua tahun terakhir menunjukkan kami tak hanya membangun organisasi, tetapi juga membangun kapasitas usaha, kesiapan operasional, dan daya saing bisnis. Ke depan, kami ingin membawa Kana melangkah lebih jauh, dari koperasi yang tumbuh jadi korporasi rakyat yang kokoh, modern, dan berdampak luas,” ujar Jonathan, Jumat (27/3/2026).
Menurutnya, transformasi menuju korporasi rakyat bukan berarti koperasi meninggalkan identitas dan nilai dasarnya. Kana justru ingin membangun model usaha lebih profesional, terintegrasi, dan tetap berpijak pada kepentingan anggota. "Untuk itu, penguatan kelembagaan dan pengembangan usaha akan terus dijalankan secara seimbang melalui pengembangan berbagai lini bisnis dalam satu ekosistem yang saling menopang," kata Jonathan.
Ia menambahkan sebagai bagian dari roadmap 2026, Kana menargetkan penguatan unit-unit usaha serta perluasan jaringan kemitraan. Langkah ini diarahkan tidak hanya untuk mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga untuk menciptakan dampak ekonomi lebih luas.
Ia optimistis dengan jumlah anggota yang terus bertambah, kapasitas usaha yang meningkat, dan semangat kolaborasi yang terjaga, Kana dapat terus berkembang tanpa meninggalkan akar kerakyatannya.
"Melalui RAT Tahun Buku 2025, Kana menegaskan komitmen untuk terus membangun koperasi sehat, profesional, dan relevan, sekaligus menghadirkan korporasi rakyat yang tumbuh dari anggota, dikelola secara modern, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas," pungkasnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi Henra Saragih menilai langkah transformasi seperti yang dilakukan Kana menjadi semakin relevan di tengah tantangan zaman.
“Tema dari koperasi jadi korporasi untuk rakyat mencerminkan kebutuhan zaman. Koperasi tidak cukup hanya besar sebagai organisasi, tetapi juga harus kuat sebagai entitas usaha, modern dalam tata kelola, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi anggota serta masyarakat,” tutup Henra. (H-2)
Model konsinyasi memberi kemudahan dalam pengelolaan modal yang memungkinkan koperasi bergerak lebih cepat dan fleksibel.
Dalam dua tahun terakhir, Koperasi Kana mengalihkan fokus dari jasa keuangan menjadi pelaku ekspor produk unggulan Indonesia.
Akuisisi BPR dipandang sebagai langkah strategis yang akan memperkuat posisi Koperasi Kana di industri keuangan.
Koperasi yang berbasis di Surabaya, Jawa Timur, ini bergerak dalam industri gula dengan fokus ekspor ke beberapa negara, seperti Hongkong, Thailand, dan Malaysia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved