Senin 20 September 2021, 21:54 WIB

Sandiaga Sebut Konsumsi Produk Halal akan Capai 330 Miliar Dolar pada 2025

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Sandiaga Sebut Konsumsi Produk Halal akan Capai 330 Miliar Dolar pada 2025

Antara/A,pelsa
Sertifikat halal produk UMKM

 

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan, Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, memiliki potensi yang besar dalam pengembangan industri halal. 

Hal itu tercermin dari pengeluaran atau konsumsi produk halal orang Indonesia Indonesia pada 2019 mencapai US$220 miliar dan pada 2025, angka tersebut diproyeksi bertambah hingga US$330,5 miliar.

“Saya melihat peluang yang sangat besar. Pengembangan ekonomi kreatif syariah ini harus 360 derajat. Fokusnya apa yang kita makan sehari-hari, apa yang kita pakai sehari-hari. Kita perlu menghadirkan para enterpreneur muda," ucapnya dalam keterangan resmi, Senin (20/9).

Pengembangan ekonomi syariah melalui wisata halal, tambahnya, juga dapat mendongkrak pendapatan sektor parekraf. Lantaran wisata halal dianggap bukan wisata yang eksklusif, melainkan inklusif, karena dapat dikonsumsi oleh seluruh kalangan. 

Hal ini lah yang dikatakan Sandiaga, menjadikan wisata halal begitu diminati wisatawan di berbagai belahan dunia.

Baca juga : Strategi Berbasis Digital Akan Perkuat Bisnis Di Masa Depan

Namun, posisi Indonesia sendiri dalam laporan Global Islamic Economi Indonesia 2020/2021, hanya menempati urutan ke empat setelah Malaysia, Saudi Arabia, dan UAE. 

Oleh karenanya, Menparekraf ingin agar Indonesia yang dihuni 87% penduduk muslim, dapat memaksimalkan potensi wisata halalnya sehingga mampu menjadi pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia. 

"Tentunya dengan implementasi tiga pilar utama, yaitu inovasi dengan teknologi digital, adaptasi melalui protokol kesehatan dan kolaboraksi dengan berbagai stakeholders," tutur Politkus Partai Gerindra ini.

Kemenparekraf sendiri menyatakan, memilki berbagai program yang dapat mendorong peningkatan ekonomi syariah Indonesia, yaitu melalui program fasilitasi akses pembiayaan syariah seperti Modest Fashion Founders Fund, Islamic Creative Economy Competition (ICEC), dan lainnya. (OL-7)

Baca Juga

MI/Agung Wibowo

IHSG Diperkirakan Terdampak Sentimen Positif Bursa Global

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 10:25 WIB
IHSG pada perdagangan Selasa (26/10), dibuka pada level 6.640,05 dari penutupan kemarin di level...
Youtube/KBRI Jeddah

Dari Ajang TEI-DE 2021, Arab Saudi Borong Produk Makanan USD 53,1 Juta

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 10:23 WIB
Dari ajang Trade Expo Indonesia Digital Edition (TEI-DE) 2021, Arab Saudi memborong produk makanan sebesar USD 53,1...
Antara

Pasokan Ketat, Harga Minyak Dunia Capai Tertinggi Multitahun

👤Muhamad Fauzi 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 08:15 WIB
HARGA minyak dunia mencapai level tertinggi multitahun, pada akhir perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB (26/10) sebelum menjadi stabil,...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya