Senin 20 September 2021, 13:28 WIB

Borobudur dan Prambanan Dibuka, Kuota Maksimal 7.500 Pengunjung

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Borobudur dan Prambanan Dibuka, Kuota Maksimal 7.500 Pengunjung

Antara/Anis Efizudin.
Sejumlah pengunjung berada di halaman Manohara Resto di kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jateng, Jumat (17/9).

 

PT Taman Wisata Candi (PT TWC) Borobudur, Prambanan, & Ratu Boko (Persero) melakukan uji coba pembukaan tempat wisata Candi Borobudur dan Prambanan, Jawa Tengah. Pembukaan itu diiringi dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sejak Jumat (17/9).

Kegiatan itu diikuti oleh sejumlah stakeholders seperti Pemprov Jateng dan DIY, pemda, dan satgas kabupaten serta beberapa elemen pariwisata yang ada di kawasan. Uji coba ini menyusul terpilihnya dua destinasi yang dikelola PT TWC sebagai tempat wisata yang diizinkan buka dengan protokol kesehatan (prokes) ketat yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Untuk Borobudur dan Prambanan kami menetapkan kuota maksimal sejumlah 7.500 orang di dalam kawasan. Angka ini termaksud wisatawan, pegawai, pedagang, serta tamu," kata Direktur Utama PT TWC Edy Setijono dilansir laman resmi Kementerian BUMN, Senin (20/9).

Dalam aturan protokol kesehatan yang baru, PT TWC juga menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi karyawan di TWC Borobudur maupun Prambanan. Bagi wisatawan, diberlakukan aturan yaitu telah divaksinasi minimal tahap pertama, suhu tubuh di bawah 37,3 derajat celsius, serta melakukan aktivasi check-in di aplikasi PeduliLindungi.

Untuk meminimalisasi penumpukan saat melakukan skrining PeduliLindungi, sejumlah signage kode batang (QR Code) dipasang pengelola untuk mengarahkan pengunjung. Sementara bagi para pelaku wisata yang beraktivitas di dalam kawasan, scan barcode bisa dilakukan di sejumlah titik yang telah ditentukan.

"Tujuan utamanya bukan mendapatkan pengunjung sebanyak-banyaknya, tetapi memastikan protokol kesehatan ditaati dengan ketegasan dari pengelola," tegas Edy. Di TWC Borobudur, penempatan QR code diletakkan di sejumlah titik, antara lain Kantor Unit Borobudur, Pendopo Manohara Resto, dan Kantor Unit Pertamanan. Bagi pedagang, dibagi di dua area, yaitu pintu tiga untuk pedagang area luar serta area pintu lima untuk pedagang di kawasan SKMB.

Baca juga: Kinerja Positif, Saham BJBR Diprediksi Tembus Rp1.900/Lembar

Di kawasan TWC Prambanan, sejumlah titik ditempatkan QR code PeduliLindungi, seperti Kantor Unit Prambanan, Pos B bagi kunjungan tamu, Pos CO bagi pegawai BPCB Jateng dan DIY l, pintu masuk pedagang, serta area Prambanan resto. Selain itu, untuk mewujudkan safe destination, PT TWC menghimbau wisatawan agar melakukan reservasi online melalui kanal website resmi atau platform e-commerce lain seperti Traveloka, Tokopedia, GlobalTix, dan lainnya. (OL-14)

Baca Juga

Dok KBRI Singapura

Menteri Singapura Kagumi Produk Perhiasan RI

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 23:15 WIB
Dubes Suryopratomo menjelaskan, perhiasan merupakan bagian dari tradisi dan kebudayaan panjang...
Dok Vista Land

PUPR Genjot PSU di Proyek Rumah Subsidi Vista Land

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 23:15 WIB
Kementerian PUPR saat ini memang tengah mendorong pembangunan PSU berupa jalan lingkungan di sejumlah perumahan...
Dok. Pupuk Kaltim

Terima SPPT SNI, Mitra Binaan Pupuk Kaltim Siap Bersaing Secara Global 

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 02 Desember 2021, 23:08 WIB
Peningkatan daya saing produk lokal melalui penerapan SNI perlu dilakukan untuk menciptakan persaingan usaha yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya